Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Pentingnya Sikap Hormat di Dunia Modifikasi

Stanly Ravel - Senin, 19 September 2016 | 14:25 WIB

Jakarta, Otomania — Seri pamungkas Honda Modif Contest (HMC) 2016 telah usai. Terdapat 14 karya yang berhasil dinobatkan sebagai modifikasi terbaik dari 14 kelas yang diperlombakan.

Seiring perjalanannya, HMC kini makin memiliki konsistensi untuk melahirkan karya terbaik dari yang terbaik. Lulut Wahyudi, Direktur Kustomfest, yang juga berperan sebagai juri HMC 2016, menjelaskan, saat ini HMC sudah menjadi kiblat standardisasi modifikasi sepeda motor di Indonesia.

"Saat tahun pertama menjadi juri, kami tidak memiliki target apa pun kecuali pengenalan mengenai modifikasi itu sendiri. Kami berupaya untuk mengedukasi bahwa modifikasi itu harus murni, harus memiliki attitude dan respect yang tinggi karena tanpa dua hal itu yang terjadi hanya duplikasi karya atau bahasa kerennya copy paste," kata Lulut dalam konferensi persnya di Jakarta, Minggu (18/9/2016).

Penanaman modifikasi, menurut Lulut, penting untuk dilakukan melului attitude dan respect. Tanpa kedua hal tersebut, bisa jadi modifikasi hanya menjadi ajang mengejar piala semata, bukan untuk mencari para builder serta karya yang memilki kaliber internasional.

Perjalanan di tahun kedua dilanjutkan dengan penanaman kustom kultur. Hal ini menjadi yang paling penting untuk dipenetrasi ke para peserta dengan tujuan untuk menstandardisasi sebuah kontes dan karya yang dibangun.

Salah satunya diwujudkan dengan kewajiban peserta untuk melakukan proses scrutineering, yakni seleksi motor sebelum memasuki arena pameran kontes. Tujuannya untuk memastikan karya yang dibangun tidak hanya indah dipandang, tetapi masih bisa digunakan dengan nyaman.


"Modifikasi itu bukan masalah kalah atau menang, tetapi bagaimana cara menghargai suatu karya. Banyak ajang kontes hanya memedulikan besarnya hadiah, total pengunjung, dan publikasi yang besar. Tanpa disadari hal ini memberikan dampak negatif bagi yang kalah dan yang tidak kuat imannya dan memicu fenomena black campaign. Dengan adanya penanaman attitude dan respect yang menjadi fondasi hal itu kami pangkas sejak awal," ucap Lulut.

Menurut dia, hasil dari perjalanan HMC sudah mulai terlihat di ajang tahun ini. Banyak karya yang lahir lebih baik, bahkan di luar ekspektasi awal, terjadi loncatan yang sangat jauh dari acara-acara lain atau HMC sebelumnya.

Editor : Azwar Ferdian

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa