Jangan Nekat, Ini Batas Aman Motor Bisa Terjang Banjir

Stanly Ravel - Rabu, 7 September 2016 | 12:16 WIB

Jakarta, Otomania — Curah hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya sampai saat ini masih cukup tinggi, khususnya pada sore dan malam hari. Selain wajib membawa jas hujan, pengguna sepeda motor juga harus mewaspadai daerah-daerah yang memiliki genangan air cukup tinggi bila tidak ingin kena masalah.

Rangga Noviar, Analyst Technical Service Honda Sales Operation Jakarta Center, menjelaskan, setiap motor memiliki batasan untuk melewati genangan air. Hanya, kadang hal ini tidak dipikirkan pengendara.

"Biasanya orang tidak peduli saat melewati genangan air, padahal setiap motor memiliki limit ketika melewati banjir atau genagan air. Patokan paling mudah jangan sampai melewati lubang exhaust knalpot standar saja," ucap Rangga kepada Otomania, Rabu (31/8/2016).

Menurut dia, bila motor dipaksa melewati genangan air hingga masuk ke lubang knalpot bisa membuat mesin mati seketika. Bukan hanya itu, pengguna motor juga harus mengenali kondisi motornya, mulai dari letak komponen penting sampai memahami karakternya.


Beberapa komponen penting yang harus diperhatikan, seperti filter udara, letak posisi busi, sampai perangkat elektronik. Bila posisinya ternyata ada ada di bawah, lebih baik urungkan niat untuk melewati genangan air dan cari jalan lain.

"Perangkat eletkronik juga sensitif dengan air. Selain memperhatikan batasan ketinggian knalpot, pengendara motor juga harus tahu bahwa di bawah mesin ada saluran pernapasan, bila sampai selang tersebut kemasukan air bisa berbahaya. Lebih baik pikir dua kali sebelum nekat terjang banjir," kata Rangga.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Azwar Ferdian

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa