Cara Mudah Deteksi Kondisi Rem Sepeda Motor

Ghulam Muhammad Nayazri - Rabu, 8 April 2015 | 19:18 WIB
Jakarta, Otomania – Rem menjadi peranti "wajib rawat" karena perannya sangat vital menghentikan kendaraan. Kebanyakan pengguna sepeda motor mengacuhkan komponen ini, hingga akhirnya timbul masalah dan terlambat sampai rem tak lagi berfungsi normal.

Untuk pengguna sepeda motor, cara mendeteksi komponen rem yang terdiri dari rem cakram dan tromol, sebenarnya sangat sederhana. Kepala mekanik AHASS Sumber Jaya Pulo Gebang, Yanu Suprapto, berbagi tips dalam mendeteksi kondisi rem.

"Untuk rem cakram, pastikan komponennya bersih tidak ditumpuki kotoran, karena dapat mengakibatkan sistem pengereman terganggu. Munculnya suara merupakan salah satu indikasi kanvas rem sudah habis. Pastikan mengganti minyak rem tiap 20.000 km," ujar Yanu, Rabu (8/4/2015).


Untuk rem jenis tromol, Yanu menyarankan tiap satu minggu sekali melakukan pengecekan indikator keausan rem. Kanvas rem harus segera diganti jika titik indikator pada tanda panah 1 dan 2 saling berhimpitan ketika komponen pada tanda panah 3 didorong ke depan. (lihat foto).

"Belilah kanvas rem yang non asbestos agar tahan lama, memiliki ketahanan pada temperatur tinggi, empuk dan yang pasti tidak berbunyi,” tambah Yanu pria yang sudah 13 tahun menjadi mekanik motor Honda ini.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Azwar Ferdian

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa