Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Efek Buruk Ban Tubeless Sering Ditambal

Aditya Maulana - Minggu, 16 April 2017 | 07:35 WIB
Mengganti ban sepeda motor hendaknya diikuti penggantian pelek agar seimbang.
KompasOtomotif-donny apriliananda
Mengganti ban sepeda motor hendaknya diikuti penggantian pelek agar seimbang.

Jakarta, Otomania.com - Terlalu sering menambal ban tubeless yang bocor karena kena paku dan sejenisnya, ternyata punya efek buruk. Ban bisa cepat rusak, seperti timbul benjolan atau menjadi retak.

Menurut Yulfahmi, Technical Manager Motorcycle PT Gajah Tunggal Tbk tambal ban tubeless itu sifatnya hanya sementara. Sebaiknya, jika sering kena paku atau lainnya langsung ganti ban baru.

"Karena kalau kelamaan, bagian yang bocor itu akan punya sela dan dari situ udara masuk dan merusak lapisan ban," ujar Yulfahmi di Karawang, Jawa Barat, belum lama ini.

Semakin banyak titik yang bocor, lanjut Yulfahmi ban itu akan cepat rusak. "Jadi kalau sudah punya uang, sebaiknya ganti dengan ban yang baru, demi keamanan," kata dia.

Kondisi seperti itu tidak berlaku buat ban yang menggunakan ban dalam. Kata Yulfahmi, jika bocor yang ditambal bagian dalam, bukan ban luar.

"Jadi lebih aman sebenarnya, karena tidak akan merusak permukaan ban. Lain halnya dengan ban tubeless, itu memang salah satu kekurangan ban tubeless," ujar dia.

Editor : Azwar Ferdian

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa