Awas! Nyalakan Lampu Hazard Saat Hujan Malah Berbahaya, Ini Penjelasannya

Parwata,Rayhansyah Haikal Wishnumurti - Minggu, 21 Februari 2021 | 11:15 WIB

Ilustrasi menyalakan lampu hazard saat hujan (Parwata,Rayhansyah Haikal Wishnumurti - )

Otomania.com - Awas! menyalakan lampu hazard saat hujan Bisa bikin celaka, ini penjelasannya.

Masih sering dijumpai pengemudi mobil yang menyalakan hazard saat kondisi hujan.

Lampu hazard tersebut dinyalakan ketika hujan turun deras atau pada saat berkabut dan visibilitas pengemudi menurun.

Namun, menggunakan lampu hazard saat mobil bergerak dan dalam kondisi hujan ternyata membahayakan.

Baca Juga: Street Manners : Manfaat Rajin Servis, Bukan Cuma Kondisi Mobil Tetap Prima Tapi Ada Unsur Safety Juga

Adrianto Sugiarto Wiyono, selaku Praktisi Keselamatan Jalan Politeknik APP Jakarta mengatakan.

Penggunaan lampu hazard pada saat bergerak akan mempengaruhi antisipasi pengemudi lain.

"Masalah utamanya adalah kemampuan antisipasi pengguna jalan lain terhadap kendaraan kita yang menyalakan lampu hazard dengan kondisi bergerak," kata Adrianto.

Kemampuan antisipasi yang terpengaruh tersebut bisa meningkatkan risiko kecelakaan saat dipadukan dengan manuver tiba-tiba.

Baca Juga: Street Manners : Jangan Berhenti di Atas Zebra Cross, Denda Setengah Juta Menanti

Adrianto juga menjelaskan, sesuai namanya, lampu hazard atau lampu isyarat peringatan bahaya digunakan ketika berhenti dalam keadaan darurat.

"Dalam UU Nomor 22 Tahun 2009, disebutkan contoh keadaan darurat adalah berhenti di pinggir jalan untuk mengganti ban," sambungnya.

Selain mengganti ban, lampu hazard juga dinyalakan ketika kendaraan mogok dan kendaraan mengalami kecelakaan lalu lintas.

Apabila lampu hazard tidak dinyalakan ketika mengalami keadaan darurat, menurut UU No. 22 Tahun 2009 pasal 298, sobat bisa kena pidana paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp. 500.000.

Baca Juga: Street Manners : Boncengan Naik Motor Tanpa Helm Bisa Kena Denda Dobel, Ini Alasannya

Hukuman serupa juga berlaku kalau sobat tidak memasang segitiga pengaman atau isyarat lain saat mengalami keadaan darurat.

Jadi lampu hazard digunakan apabila mobil sobat berhenti saat mengalami darurat seperti mengganti ban.

Pas hujan seperti ini, sebaiknya menyalakan lampu mobil ketimbang hazard.