Waspada, Sopir Truk Malah Bisa Jadi Oknum Begal, Ini Ciri-cirinya

Adi Wira Bhre Anggono - Rabu, 7 Oktober 2020 | 14:20 WIB

Ilustrasi pembegalan sopir truk. (Adi Wira Bhre Anggono - )

 

Otomania.com - Belum banyak yang tahu jika sopir truk juga malah bisa menjadi oknum begal di jalanan.

Umumnya masyarakat hanya mengetahui jika sopir truk sering menjadi korban dari begal yang bahkan dengan kekerasan hingga pembunuhan.

Berbeda dengan begal motor, begal truk biasanya sudah direncanakan dan mengetahui detail rute serta muatan yang dibawa.

Pengetahuan akan rute dan barang bawaan tentunya harus melalui infoman.

Informan ini bisa dia berpura-pura jadi sopir dan menguping ketika truk sedang berisitrahat di rest area, atau bekerja sama dengan orang dalam seperti pengemudi atau pegawai gudang.

Baca Juga: Sopir Truk Kudu Mental Baja, Kejahatan Seperti Ini Kerap Menimpa Mereka

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan mengatakan, secara umum, pengemudi yang menjadi oknum begal ini bisa dicirikan, jadi pengusaha bisa lebih berhati-hati memercayai barang bawaannya.

“Berdasarkan pengalaman, umumnya pengemudi yang melakukan hal seperti ini (begal), yaitu yang belum lama bekerja di perusahaan kita,” ucap Gemilang, Selasa (6/10/2020) dikutip dari Kompas.com.

Kalau pengemudi yang sudah lama kan sudah ada hubungan kekeluargaan dengan perusahaan.

Perusahaan juga sudah tahu di mana rumahnya, keluarganya, dan lainnya jadi niat untuk membegal harus dipikir panjang.

“Tapi kalau yang masih baru, seperti dua bulan sampai tiga bulan, bisa dicurigai. Makanya kita harus benar-benar mengawasi pengemudi ini karena risikonya yang begitu besar,” kata Gemilang.

Baca Juga: Padahal Enggak Kelihatan Ada Timbangan, Kok Bisa Sih Truk Didenda Karena Overload di Jalan Tol?

Begitu juga yang dikatakan Wakil Ketua Aptrindo Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Bambang Widjanarko.

Bambang mengatakan, untuk oknum perusahaan yang membantu begal biasanya dikarenakan pergaulan yang kurang baik.

“Misalnya temannya yang begal meminta informasi tentang muatan dan nomer truk. Lalu diberitahu oleh oknum pegawai gudang atau pengemudi, nanti dicegat di suatu lokasi untuk dirampok bawaannya,” ucap Bambang kepada Kompas.com.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hati-hati, Pengemudi Truk Juga Bisa Jadi Oknum Begal".