Kronologi Tim Balap ART Jakarta Temukan Pertamax Turbo Cuma Beroktan 86

Irsyaad Wijaya - Selasa, 10 Juli 2018 | 19:00 WIB

Mobil pengangkut Pertamax Turbo (Irsyaad Wijaya - )

Ia mulai curiga dengan kualitas Pertamax Turbo yang disediakan panitia balap.

"Free Practise, kualifikasi dan race, bensin harus dari panitia," ujarnya.

Ade lantas bertanya ke beberapa orang dan disebut-sebut ada masalah dengan bahan bakar.

Dengan asumsi ada masalah di bahan bakar, untuk race kedua, Minggu (1/7/2018) ia pun menyeting mesin untuk bensin oktan rendah.

"Race 2 saya set untuk bensin jelek, performa motor babak belur. Mau ngejar susah," ungkapnya.

(BACA JUGA: MotoGP Jerman Terancam Batal Digelar! Belum Ada Kesepakatan Jelas, Proposal Ditolak Pihak Sirkuit)

Usai lomba, saat beres-beres ia melihat catatan waktu tim-tim lain bagus-bagus.

Sementara catatan waktu timnya anjlok.

Ia lantas bertanya-tanya ke beberapa orang.

Diperoleh info jika beberapa tim tidak menggunakan Pertamax Turbo dari panitia.

Padahal menurutnya, sesuai aturan, tiap tim diharuskan mengikuti prosedur.

(BACA JUGA: Tubuh Sopir Truk Ambruk, Ternyata Ada Peluru Nyasar Mengenai Kepala Saat Melintas di Tol Jakarta )