Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mitos Mobil Matic Lebih Cepat Rusak Dibanding Mobil Manual Jangan Dimakan Mentah-mentah, Ini Faktanya

Abdul Aziz Masindo,Naufal Nur Aziz Effendi - Selasa, 25 Oktober 2022 | 12:10 WIB
Ilustrasi. Jangan termakan mitos mobil matic lebih cepat rusak dibanding mobil manual.
Harun/GridOto.com
Ilustrasi. Jangan termakan mitos mobil matic lebih cepat rusak dibanding mobil manual.

Otomania.com - Mitos Mobil Matic Lebih Cepat Rusak Dibanding Mobil Manual Jangan Dimakan Mentah-mentah, Ini Faktanya.

Karena tidak perlu injak pedal kopling seperti mobil manual, mobil matic memberikan kenyamanan bagi para penggunanya.

Perpindahan gigi di mobil matic sudah diatur oleh komputer mengikuti putaran mesin.

Meski begitu, beberapa masyarakat beranggapan jika masa pakai transmisi matic lebih cepat rusak dibandingkan transmisi manual.

Hal tersebut apakah benar atau tidak?

Suprianto yang diwawancarai pada September 2021 lalu dari bengkel Spesialis Matic Rizki Auto di Duren Sawit, Jakarta Timur, memberikan penjelasannya mengenai hal ini.

"Kalau transmisi matic memang punya umur tapi enggak gampang rusak, matic lebih awet dibandingkan manual," ungkap pria yang disapa Ucup tersebut.

"Tapi kalau mobil-mobil yang modern memang ada beberapa masalah, karena sudah banyak menggunakan komponen elektronik, tapi transmisi matiknya awet," lanjut ucup.

Namun Ucup menekankan usia pakai transmisi matik dapat bertahan lama asalkan pemilik mobil matik rajin mengganti dan menguras oli transmisi matic.

Baca Juga: Wajib Tahu Biar Siap, Ternyata Transmisi Mobil Matic Bekas Biasanya Jebol di Kilometer Segini

"Transmisi matic bisa awet kalau rajin control-nya, kaya ganti oli transmisi, apakah ada bocor, rembes atau tidak," kata Ucup.

"Standar (penggantian oli transmisi matic) dari pabrik rata-rata 50 ribu kilometer, kalau lebih cepat 30 ribu kilometer pastinya akan lebih awet," tambahnya.

Selain dari perawatan, penggunaan transmisi matic yang benar juga bisa memperpanjang umur transmisi.

lustrasi tuas transmisi mobil matic.
Dwi Wahyu R./GridOto.com
lustrasi tuas transmisi mobil matic.

"kalau sedang mundur, tuas transmisi jangan langsung diposisikan ke D, bisa jebol di tempat," tetang Ucup.

Usahakan mobil sampai berhenti terlebih dahulu, dan injak rem atau rem tangan, barulah pindahkan tuas transmisi ke D, begitupun sebaliknya jika dari D ke R.

Jadi menurutnya, transmisi matic bisa lebih awet dari pada transmisi manual.

Selama perawatannya seperti ganti dan kuras oli transmisi rutin dilakukan serta penggunaannya yang benar.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa