Bahaya, Jangan Nyalakan Lampu Hazard Saat Ngerem Dadakan di Jalan Tol, Begini Penjelasan Pakar Safety

Parwata,Muslimin Trisyuliono - Selasa, 14 Juni 2022 | 12:00 WIB
Saat melaju di jalan tol, jangan nyalakan lampu hazard jika ngerem dadakan. (foto ilustrasi).
Kompas.com
Saat melaju di jalan tol, jangan nyalakan lampu hazard jika ngerem dadakan. (foto ilustrasi).

Otomania.com - Bahaya, jangan nyalakan lampu hazard saat ngerem dadakan di jalan tol, begini penjelasan pakar safety.

Sebagaimana diketahui, fungsi dari dari lampu hazard adalah sebagai isyarat ketika kendaraan mengalami situasi darurat.

Penggunaan lampu hazard untuk situasi darurat yang dimaksud ialah saat kendaraan sedang dalam posisi berhenti seperti mogok, atau sedang mengganti ban di tepi jalan.

Namun, enggak sedikit dijumpai penggunaan lampu hazard saat kendaraan sedang bergerak, misalnya saat ngerem mendadak di tengah kepadatan situasi lalu lintas.

Melihat hal tersebut, perlukah menyalakan lampu hazard saat ingin ngerem mendadak di jalan tol?

Instruktur Safety Riding & Driving GDDC (Global Defensive Driving Consulting), Andry Berlianto, mengatakan.

Lampu hazard sudah diatur penggunaannya seperti kondisi darurat dan kendaraan dalam berhenti.

Sehingga, jika digunakan untuk tanda ingin melakukan rem mendadak, berpotensi disalahartikan oleh pengendara lain.

Baca Juga: Jangan Bikin Pengendara Lain Emosi di Jalan, Segini Jarak Ideal Menyalakan Lampu Sein Sebelum Belok

"Penggunaan lampu hazard dalam situasi ingin rem mendadak lebih kepada etika tidak resmi yang belum tentu semua tau," ujar Andry, Senin (13/06/2022).

Oleh karena itu, Andry Berlianto mengungkapkan ada beberapa hal yang bisa dijadikan bekal bila berada situasi tersebut agar terhindar dari kecelakaan.

"Jika terjebak pada situasi rem mendadak pastikan kita sudah mampu mengatasi sekitar sebelum memutuskan melakukan pengereman seperti cek spion dan blind spot jika mau bermanuver menghindar," ucapnya.

Selain itu, menjaga jarak pandang sejauh mata dapat memandang juga penting, sehingga punya waktu untuk bereaksi bila kendaraan di depan melakukan rem mendadak.

"Jadi usaha kita tetap harus jaga jarak aman dan jaga jarak pandang karena sebenarnya tidak ada sesuatu yang mendadak," pungkas Andry Berlianto.


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa