Angin Ban Serep Mobil Ternyata Harus Lebih Keras Dari 4 Ban Lainnya, Begini Penjelasannya

Parwata,Radityo Herdianto - Jumat, 27 Mei 2022 | 18:00 WIB
Tekanan angin ban
Dok. Otomotif
Tekanan angin ban

Otomania.com - Kenapa Angin Ban Serep Dianjurkan Tekanannya Lebih Dari Spek Yang Dianjurkan, Ini Penjelasnnya

Tekanan angin ban serep, menjadi salah satu poin yang perlu diperhatikan saat dalam pengecekan.

Karena kecenderungannya ban serep ini jarang digunakan membuat kondisi tekanan anginnyakurang diperhatikan.

Disarankan oleh Roni Agung, selaku Workshop Head Body and Paint PT Astra International - Peugeot.

Untuk melebihkan ukuran tekanan angin ban serep dalam setiap pengecekan.

"Tekanan angin bisa dilebihkan hingga 2 psi dari spesifikasi yang dianjurkan," sebutnya.

Tujuannya adalah untuk menghindari berkurangnya tekanan angin ban serep karena penguapan di tempat penyimpanan.

Setidaknya, tekanan angin ban serep lebih terjaga konsisten selama tersimpan.

"Tekanan angin yang lebih stabil juga menjaga konstruksi ban itu sendiri," ungkap Roni.

Baca Juga: Anti Ketipu Umur, Calon Pembeli Harus Tahu Kode Produksi Ban di Mobil Bekas, Begini Cara Membacanya

Konstruksi ban yang terdiri dari anyaman dan kompon karet ditopang oleh udara di dalamnya.

Adanya tekanan angin membuat konstruksi ban tetap kokoh meski tidak digunakan.

"Jika tekanan angin berkurang bahkan sampai kempis, kekokohan konstruksi ban jadi melemah," terang Roni.

"Konstruksi anyaman kawat ban juga bisa rentan putus karena susunannya tidak tertopang oleh tekanan angin," sambungnya.


Editor : Dimas Pradopo
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa