Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mengaku Jatuh Miskin, Kades Ungkap Fakta Asli Warga Kampung Miliarder Tuban yang Pernah Borong Mobil Ramai-ramai

Naufal Nur Aziz Effendi - Sabtu, 29 Januari 2022 | 12:00 WIB
Mengaku jatuh miskin, Kades ungkap fakta asli warga Kampung Miliader Tuban yang pernah borong mobil ramai-ramai
M. Sudarsono/TribunJatim.com
Mengaku jatuh miskin, Kades ungkap fakta asli warga Kampung Miliader Tuban yang pernah borong mobil ramai-ramai

Otomania.com - Mengaku jatuh miskin, Kades ungkap fakta asli warga Kampung Miliarder Tuban yang pernah borong mobil ramai-ramai.

Pada Februari 2021 lalu, publik dihebohkan dengan berita soal warga suatu desa di Tuban, Jawa Timur yang memborong mobil beramai-ramai.

Rekaman video yang memperlihatkan puluhan truk towing pengangkut mobil baru ke kampung tersebut sampai viral di media sosial.

Usut punya usut, para warga di desa Sumergeneng tersebut ternyata baru saja menjual tanah mereka ke Pertamina.

Disebutkan, jumlah yang dibayarkan Pertamina kepada warga sangat fantastis, bisa mencapai miliaran Rupiah.

Maka dari itu, warganet menjuluki kawasan Desa Sumurgeneng sebagai 'Kampung Miliarder Tuban'.

Menurut Kepala Desa Sumbergeneng, Gihanto ada sekitar 176 mobil baru yang dibeli warga desanya.

Mobil yang dibeli beragam, mulai dari Toyota Kijang Innova, Mitsubishi Pajero Sport, Honda HR-V hingga Jazz.

Namun setelah hampir setahun berlalu, kabar tak mengenakkan datang dari kampung miliarder tersebut.

Baca Juga: Nasib Pilu Warga Kampung Miliader di Tuban, Dulu Beli Mobil Ramai-ramai Sekarang Ngaku Menyesal Jual Tanah ke Pertamina

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa