Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Saat Mobil Matic Berhenti, Tuas Transmisi Harus Diposisi D atau N?

Dok Grid - Rabu, 29 November 2023 | 15:43 WIB
Ilustrasi transmisi Shiftronic milik Hyundai
Hyundaimobil.co.id
Ilustrasi transmisi Shiftronic milik Hyundai

Otomania.com - Mana yang benar? Tuas matic posisi D atau N saat berhenti sebentar? Gak usah debat, ini jawaban sang ahli.

Salah satu hal yang masih menjadi perdebatan saat mengemudi mobil matic adalah saat berhenti di lampu merah.

Yakni saat mengemudi mobil matic, ketika berhenti di lampu merah posisi tuas harus di D atau N.

Hermas Efendi Prabowo, selaku pemilik bengkel spesialis Worner Matic buka suara soal mana perilaku yang paling tepat.

Baca Juga: Tombol Kecil Bisa Bikin Parkir Mobil Matic Lebih Tenang, Gak Dicari-cari Tukang Parkir

Ilustrasi lampu merah
Istimewa
Ilustrasi lampu merah

"Baik di D atau N sebenarnya tidak ada dampak secara signifikan yang memengaruhi keseluruhan kinerja transmisi otomatis," buka Hermas Efendi Prabowo.

Saat rem ditekan atau diinjak dalam posisi transmisi siap jalan (D, 3, 2, L, S, atau M).

Laju roda dan as roda akan tertahan yang juga menahan gerak kopling (clutch) planetary gear di dalam gearbox setelah bagian torque converter.

Planetary gear yang tertahan juga menghentikan putaran input shaft yang menyatu dengan turbin di dalam torque converter sebagai penyalur tenaga mesin ke transmisi dan roda.

"Turbin ini seharusnya berputar oleh tekanan oli transmisi dari impeller yang memompa oli transmisi mengikuti putaran mesin," lanjut Hermas.

Dari sini berarti penyaluran tenaga mesin ke roda melalui transmisi terputus di antara impeller dan turbin sehingga tidak ada dorongan dari mesin untuk melajukan mobil saat ditahan rem.

Saat berhenti putaran mesin akan menjadi idle yang juga akan mengurangi aliran oli melalui impeller yang juga akan melemahkan tekanan oli ke turbin yang diatur oleh modul transmisi.

"Dalam kondisi ini tekanan oli dari impeller ke turbin sangat lemah sehingga tidak memberikan beban ke rem dan girboks, aliran tekanan oli akan kembali ke impeller melalui komponen stator menciptakan rotary flow," jelas Hermas.

Disinilah yang menjadi kekhawatiran bila saat lampu merah posisi transmisi otomatis tetap di posisi D sambil menekan rem.

Sebab, menginjak rem memerlukan tenaga yang dalam waktu lama secara tidak sadar pemilik mobil akan melepas rem dan membuat mobil melaju.

"Dampaknya malah bisa berbahaya, yaitu menabrak mobil atau sesuatu di depan yang seharusnya tidak terjadi," tegas Hermas Efendi Prabowo.

Baca Juga: Gak Boleh Asal! Mengemudi Mobil Matic di Turunan Curam Ada Caranya

Posted : Rabu, 29 November 2023 | 15:43 WIB| Last updated : Rabu, 29 November 2023 | 15:43 WIB

Editor : optimization
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa