Street Manners: Ini Bahayanya Pengendara Motor Nekat Masuk Jalur Cepat

Parwata,Naufal Shafly - Kamis, 3 September 2020 | 08:30 WIB
Ilustrasi jalur cepat dan jalur lambat di Jalan Raya Margonda, Depok
Korlantas Polri
Ilustrasi jalur cepat dan jalur lambat di Jalan Raya Margonda, Depok

Otomania.com - Berbahaya, berpotensi ketabrak jika motor masuk jalur cepat.

Tidak sedikit pengguna motor yang masih masuk atau menggunaan jalur cepat.

Padahal, kondisi tersebut menurut dari dari pandangan keselamatan sangatlah membahayakan pengendara motor.

Seperti disampaikan oleh Andry Berlianto, Praktisi Defensive Riding dan Defensive Driving Indonesia, pada Rabu (2/9/2020).

Baca Juga: Street Manners: Saran Dari Pakar Keselamatan, Begini Posisi Ideal Pegang Setir Mobil

"Sesuai peruntukkannya, jalur cepat untuk kendaraan yang dapat melaju lebih cepat.

Di mana kemampuan sepeda motor umumnya punya keterbatasan dibanding kendaraan lain," ungkap Andry Berlianto.

Karena memiliki perbedaan kecepatan yang cukup jauh, Andry mengatakan potensi kecelakaan juga akan besar.

"Jika ada pembatasan antara lajur cepat dan lambat maka (ditinjau) dari sisi dimensi kendaraan.

Baca Juga: Street Manners: Enggak Benar Anggapan Sepatu Riding Bertali Bisa Bikin Celaka, Berikut Penjelasannya

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa