Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Lolos Dari Jambret Malah Dimodusin Orang yang Menolong, Motor dan Emas Ikut Raib. Korban: Seperti Dihipnotis

Adi Wira Bhre Anggono - Sabtu, 18 April 2020 | 14:30 WIB
ILUSTRASI. Tangkapan layar rekaman CCTV detik-detik aksi begal
TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
ILUSTRASI. Tangkapan layar rekaman CCTV detik-detik aksi begal

Otomania.com - Nasib apes dialami seornag ibu rumah tangga asal Medan bernama Dina (35).

Dirinya hanya bisa menangis dan teriak minta tolong di rumah sakit ketika tersadar jika sudah ditipu orang.

Kronologi bermula ketika Dina dijambret saat melintas di kawasan Underpass Titi Kuning, Medan.

Saat itu dirinya usai mengantarkan anaknya ke rumah orang tuanya.

Baca Juga: Jangan Lupa Dicek, Cuma Segini Umur Selang Rem Motor. Telat Ganti Bisa Celaka!

Awalnya, Dina dipepert oleh pengendara motor lain yang ternyata seorang jambret.

Salah satu orang kemudian merampas tas yang dibawa Dina.

Sempat terjadi tarik-menarik hingga Dina terjatuh dari sepeda motornya.

"Mungkin geram karena tak bisa lepas-lepas, saya yang dibantingnya. Setelah itu saya jatuh dan tak ingat lagi. Seperti dipukuli," kata Dina, dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Mau Bikin Honda ADV150 Jadi Monoshock? Coba Pakai Cara Orang Ini, Habisnya Cuma Rp 1 Jutaan

Dina beruntung bisa selamat dari aksi penjambretan karena melakukan perlawanan.

Namun setelah itu dirinya baru tersadar ketika sudah berada di ruang UGD Rumah Sakit Mitra Sejati.

Dina tidak mengetahui siapa yang membawanya ke rumah sakit.

"Begitu kejadian, saya langsung lupa, tidak sadar karena pingsan. Mereka pukul, seret saya sampai saya tidak sadar. Tiba-tiba sadar di CT Scan di Mitra Sejati," kata Dina.

Baca Juga: Video: Kecelakan yang Pernah Bikin Marc Marquez Trauma Naik Motor. Kok Bisa?

Mengaku polisi

Selanjutnya, menurut Dina, saat itu ada seseorang yang tidak dia kenal yang mendampinginya di rumah sakit.

Laki-laki tersebut mengaku sebagai polisi dan membawa tas milik Dina, karena saat itu belum ada pihak keluarga Dina yang datang ke rumah sakit.

Menurut Dina, pria tersebut menjelaskan bahwa sepeda motor miliknya ada di parkiran rumah sakit.

Pria tersebut berjanji akan membantu Dina dan mengusut para pelaku penjambretan.

Baca Juga: Selalu Ada Jalan, STNK Hilang Jangan Panik, Ini Cara Mengurus dan Daftar Harganya

Dina kemudian dipindahkan dari ruang UGD ke ruang perawatan pasien.

Tak hanya itu, pria yang mengaku polisi itu juga memberikan sebuah kain sarung yang masih baru kepada Dina.

Dina semakin yakin pada orang tersebut dan tidak memiliki kecurigaan sama sekali.

Belakangan, Dina merasa seperti sedang dihipnotis.

Baca Juga: Video: Kecelakan yang Pernah Bikin Marc Marquez Trauma Naik Motor. Kok Bisa?

"Dia kasih kain sarung baru. Setelah disarungkan ke badan saya, saya sepertinya percaya sama dia.

Lalu dia ambil kerabu (anting) dari tas saya. Saya lihat, tapi saya diam dan dia pergi pamit bawa kunci motor untuk beli makanan. Saya diam juga," kata Dina.

Selanjutnya, hingga sudah hampir pukul 01.00 WIB, pria tersebut tidak juga kembali.

Dina dan kerabatnya kemudian mulai menangis, karena baru merasa tertipu dengan orang tersebut.

Baca Juga: Pasien RSJ Ketahuan Curi Motor, Papasan Sama Korban Langsung Diajak Duel, Muka Bonyok Tak Bisa Ditolak

Dina mengaku kehilangan sepasang anting seberat 6 gram dan uang tunai sekitar Rp 200.000.

Tak hanya itu, sepeda motor berikut dengan STNK juga hilang dibawa oleh pria tersebut.

"Kami tengok juga di CCTV rumah sakit, dia juga yang bawa. Kita nangis karena sudah dimodusin.

Jago kali lah dia. Mudah-mudahan dia cepat ditangkap, dihukum dan saya dapat hak saya," kata Dina.

Baca Juga: Mutakhir Cuy! Sopir Truk Bisa Kerja Dari Rumah Kalau Pakai Teknologi Ini, Tonton Deh Videonya

Dina mencurigai bahwa antara dua orang pelaku penjambretan, pengamen yang ikut mengantar ke rumah sakit dan pria yang mengaku polisi adalah suatu komplotan perampok.

"Saya berkeras ini komplotan. Si begal itu dan yang satu nyamar jadi polisi sama pengamen itu.

Karena mungkin kereta (motor) belum diambil sama mereka, belum ada hasil keburu masyarakat datang," kata Dina.

Hingga berita ini ditulis, Kapolsek Deli Tua AKP Zulkifli Harahap belum berhasil dihubungi.

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul "Selamat dari Begal, Dina Malah Dirampok Orang yang Menolong, IRT Ini Hanya Bisa Nagis Histeris".

---------------------------------------

Ingin lebih lengkap dan detail ulasan otomotif seperti test drive, test ride, tips, knowledge, bisnis, motorsport dan lainnya, kalian bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF secara digital (e-magz). Caranya klik: www.gridstore.id Kalian akan mendapatkan paket berlangganan menarik.

Editor : Adi Wira Bhre Anggono
Sumber : Serambinews.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa