Balapan MotoGP 2020 Tak Kunjung Digelar, Gaji Pembalap Bakal Dipotong?

Indra Aditya,Rezki Alif Pambudi - Minggu, 29 Maret 2020 | 12:20 WIB
MotoGP Argentina
Speedcafe.com
MotoGP Argentina

Otomania.com - Akibat virus Corona yang tengah melanda dunia saat ini, beberapa balapan MotoGP sudah dipastikan ditunda.

Ditundanya balapan ini membuat banyak kerugian besar terutama soal finansial untuk semua lini, baik dari penyelenggara, promotor, pabrikan, sponsor, tim, pembalap, hingga pihak-pihak lainnya.

Secara umum, tidak adanya balapan membuat tidak ada pemasukan.

Salah satu pertanyaan, jika balapan tidak kunjung digelar, bagaimana dengan kontrak dan gaji para pembalap?

Nah, soal ini tergantung dari kontrak masing-masing pembalap.

Baca Juga: Breaking News: Karena Bencana Corona, Dengan Sangat Menyesal MotoGP Spanyol Resmi Ditunda

Masing-masing pembalap tentu punya kontrak dengan ketentuan masing-masing dengan pabrikan maupun timnya.

"Soal kontrak secara garis besar, ada bagian yang berhubungan dengan hak image dan ada bagian yang berdasarkan dari performa balap," ungkap Simone Battistella, manajer yang menaungi beberapa pembalap top, salah satunya Andrea Dovizioso, dilansir dari Corsedimoto.com.

Jadi, rincian kontrak pembalap ada macam-macam.

Yang dimaksud hak image misalnya adalah status pembalap sebagai ikon dari pabrikan yang menaunginya.

Misalnya saja Valentino Rossi yang jadi ikon Yamaha atau Marc Marquez sebagai ikon Honda.

Selama kontrak berlangsung sesuai durasinya, pembalap tetap mendapat gaji dari bagian itu meski tidak ada balapan digelar.

Sementara untuk performa ini, biasanya pembalap akan menerima nominal tertentu ketika tampil balap atau ketentuan sejenisnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Indra Aditya

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa