Ternyata Ini Alasan BMW Ogah Ikut Balap MotoGP, Masalah ‘Hepeng’?

Indra Aditya - Jumat, 27 Desember 2019 | 18:10 WIB
BMW WorldSBK 2020, bersama Tom Sykes dan Eugene Laverty
BMW WorldSBK 2020, bersama Tom Sykes dan Eugene Laverty

Otomania.com – Belum lama ini, CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpelata, berucap bahwa dirinya menginginkan Kawasaki dan BMW ikut berlaga di ajang MotoGP.

BMW Motorrad yang terkenal dengan teknologinya dirasa akan membawa dampak bagus ke MotoGP.

Sebenarnya aneh melihat BMW Motorrad yang termasuk dalam pabrikan besar di dunia tapi belum mencicipi ajang balap MotoGP.

Markus Schramm, CEO BMW Motorrad, punya jawabannya.

Baca Juga: BMW 520i Sebulan Lebih Parkir di Bawah Flyover, Cerita dan Pemiliknya Masih Misterius

"Kami pikir dampak teknologi dari produk massal lebih dekat ke Superbike dibanding MotoGP," ungkapnya, seperti dilansir dari Corsedimoto.com.

"WorldSBK adalah cara paling besar dalam sektor ini, itulah kenapa kami di sana dan akan tetap di sana," tegasnya.

Di MotoGP, akan butuh investasi yang sangat besar dibandingkan di World Superbike.

Terlebih lagi, kompetitif atau tidaknya akan langsung mempengaruhi nama besar brand.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Indra Aditya

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa