Demi Hindari Amuk Massa, Sopir Bus Harapan Jaya Harus Panjat Tembok

Indra Aditya - Rabu, 30 Oktober 2019 | 13:40 WIB
Bus Harapan Jaya menabrak sepeda motor di Tulungagung
surya.co.id/david yohanes
Bus Harapan Jaya menabrak sepeda motor di Tulungagung

Otomania.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi antara Bus Harapan Jaya menabrak motor di Jalan Jayeng Kusumo Tulungagung, Senin (28/10/2019) sore.

Akibatnya, pengendara sepeda motor, Wahyudi Slamet (38), Warga Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru meninggal dunia di lokasi kejadian.

Usai menabrak, sopir bus Heru Setyawan (29), warga Kelurahan Way  Dadi, Kota Metro, Bandar Lampung sempat berusaha kabur dengan cara memanjat tembok.

Namun, upayanya berhasil digagalkan dan ia dibawa ke Unit Laka Lantas, Satlantas Polres Tulungagung.

Heru mengaku bukan berusaha kabur, melainkan menyelamatkan diri dari amukan warga.

Baca Juga: Sopir Truk Ditegur Bergeming, Ternyata Sudah Kaku Lebih Dari Sehari di Dalam

"Saat itu warga sudah banyak. Sudah ada yang memukul saya," ucap Heru di kantor Unit Laka Lantas, Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru.

Di depan polisi Heru mengaku melaju dengan bus jurusan Surabaya, AG 7885 UR dengan kecepatan sekitar 70-80 kilometer per jam.

Saat itu di depannya ada sebuah truk dan sebuah minibus melaju pelan.

Heru bermaksud mendahului, sehingga memacu kendaraannya.
"Saat saya mau mendahului tiba-tiba ada orang yang menyeberang, terus tertabrak dari arah belakang," ucapnya.

Saat ditanya kecepatan kendaraanya, Heru mengaku tidak tahu pasti.

Baca Juga: Sosok Bahlil Lahadahlia, Mulai Dari Sopir Angkot Sampai jadi Menteri Jokowi

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Indra Aditya

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa