Gubernur Khofifah Kepincut Esemka, Langsung Inden Rp 300 Juta

Indra Aditya - Kamis, 19 September 2019 | 14:10 WIB
Gubernur Khofifah dengan mobil Esemka
surabaya.tribunnews.com/fatimatuz zahro
Gubernur Khofifah dengan mobil Esemka

Otomania.com – Sebagai pemimpin Provinsi Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa mendukung pengembangan teknologi otomotif agar bisa terus berkembang di Jawa Timur.

Dalam peluncuran peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Jawa Timur ke 74, Rabu (18/9/2019), Khofifah turut menjajal dua inovasi teknologi otomotif dalam negeri.

Yang pertama adalah mobil listrik Lowo Ireng Reborn karya mahasiswa ITS, serta motor listrik buatan arek ITS, Gesits.

Bahkan si Gesits ia kendarai keliling lapangan belakang kantor gubernur di Jalan Pahlawan.

Khofifah juga menjajal mobil listrik buatan dalam negeri yang mulai diproduksi massal yaitu Esemka tipe Garuda.

Ia mengaku terkesan dengan mobil Esemka, Khofifah bahkan berkeinginan untuk memiliki satu unit untuk ia gunakan pribadi.

Baca Juga: Gubernur Anies Baswedan Gelar Rapat Kordinasi Formula E, Tokoh dan Pelaku Balap Terlibat

"Iya aku sudah pesan sejak dilaunching itu yang jenis ini. Harganya sekitar 300-an juta. Ini masih inden," kata Khofifah.
Khofifah berharap inovasi di bidang otomotif untuk mengembangan mobil listrik ini terus dilakukan.

Terutama untuk ITS agar mobil dan motor listriknya bisa segera diproduksi secara massal.

Ia tidak ingin hasil penemuan perguruan tinggi hanya berhenti hingga laboratorium saja atau menjuarai perlombaan saja.

Ia ingin agar ke depan ada komitmen bersama untuk mengembangkan sampai produksi massal dengan berbagai persyaratan yang dibutuhkan.

"Saya mendorong pengembangan inovasi ini. Dan saya juga dapat kabar bahwa ada yang akan investasi untuk mobil ITS di Gresik. Lalu untuk Esemka saya juga mendengar mereka sudah komunikasi dengan Malang dan kemungkinan akan investasi di Malang,"

Belum lama ini, kata Khofifah, Presiden Jokowi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang mobil listrik.

Editor : Indra Aditya

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X