Pembalap Jepang Juga Percaya Klenik, Motor Ditaburi Pakai Garam

Indra Aditya - Senin, 29 Juli 2019 | 15:50 WIB
Katsuyuki Nakasuga menaburkan garam di sekitar motornya
Twitter.com/@yamaharacingcom
Katsuyuki Nakasuga menaburkan garam di sekitar motornya

Otomania.com - Pada ajang balap ketahanan Suzuka 8 Hours 2019, terjadi akhir yang sangat dramatis.

Red flag yang menandakan ada insiden di trek mendadak berkibar ketika menjelang menit-menit akhir.

Insiden yang membuat haisl akhir dramatis itu diawali ketika motor milik Suzuki Endurance Racing Team mengalami kendala mesin.

Suzuki GSX-R1000 besutan mereka mengalami kerusakan hingga menyebabkan oli berceceran di lintasan.

Baca Juga: Kabar Terkini, Jorge Lorenzo Absen Lagi di Dua Balapan, Kenapa?

Akibatnya trek pun menjadi licin dan menyebabkan Jonathan Rea (Kawasaki Racing Team 8 Hours) terjatuh di 10 menit akhir.

Padahal saat itu Jonathan Rea sedang dalam posisi memimpin jalannya perlombaan.

Alhasil, harapan juara Suzuki Endurance Racing Team dan Kawasaki Racinig Team 8 Hours langsung kandas.

Baca Juga: Angkat Dua Jempol, Jakarta Bakal Gelar Balapan Kelas Dunia di Tahun 2020

Otomatis tim Yamaha Factory Racing yang posisinya hanya beberapa detik di belakang tim Kawasaki pun yakin jadi pemenangnya.

Setelah red flag berkibar, seluruh pembalap Yamaha pabrikan langsung merayakan kemenangan.

Tim Yamaha pabrikan juga langsung mengklaim jadi juara Suzuka 8 Hours untuk kelima kalinya secara berturut-turut.

Akan tetapi, kemenangan Yamaha itu dianulir atau dibatalkan race director.

Editor : Indra Aditya

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X