Engine Swap, Sebelumnya Pahami Dulu, Apa Saja yang Harus Diperhatikan

Parwata - Rabu, 3 Juli 2019 | 13:55 WIB
Mesin 4AG Silver Top pada Kijang 'Kapsul', masih menyisakan ruang mesin yang cukup besar.
Taufan Rizaldy/GridOto.com
Mesin 4AG Silver Top pada Kijang 'Kapsul', masih menyisakan ruang mesin yang cukup besar.

Otomania.com - Engine swap merupakan alternatif bagi yang ingin meremajakan kondisi mesin mobilnya.

Selain itu engine swap juga bisa di jadikan pilihan, bagi yang memiliki mesin lebih bertenaga, atau mesin lebih modern

Engine swap atau proses penggantian atau istilahnya mencangkokkan mesin dari mobil satu ke mobil lainnya.

Untuk melakukan engine swap terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan.

Hal utamanya, tentu saja kesiapan akan dana sebelum melakukan proses tersebut.

Baca Juga: Ikutan Pingin Kencang, Toyota Corona Absolute Ini Lakukan Engine Swap

Seperti disampaikan oleh Mashadi, Manager Bengkel Exclusive Auto Garage di Tebet, Jakarta Selatan.

"Biaya engine swap memang tidak murah, untuk jasanya saja berkisar di Rp 15-30 jutaan. Untuk harga mesinnya lebih beragam, ada yang belasan juta bahkan hingga ratusan juta," ujar Mashadi,dikutip dari GridOto.com.

Mesin JZ yang akan dimasukkan ke dalam Nissan Cefiro.
Taufan Rizaldy/GridOto.com
Mesin JZ yang akan dimasukkan ke dalam Nissan Cefiro.

Di luar jasa dan mesinnya sendiri, Perlu menyiapkan dana lebih.

Hal itu jika saja ada hal-hal yang harus dibeli atau dibuat sendiri dalam proses engine swap tersebut.

Lanjut yang kedua, adalah pilihan mesin yang hendak dicangkokkan ke dalam ruang mesin mobil.

Baca Juga: Pilihan Mesin Untuk Engine Swap Suzuki Jimny, Masih Punya Saudara Sendiri

Editor : Parwata
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X