Gara-gara Jari Tengah, Pemuda Dibakar Hidup-hidup Pakai Bensin Eceran

Indra Aditya - Jumat, 14 Juni 2019 | 14:30 WIB
Putra Aditya menjadi korban pengeroyokan delapan orang pemuda di Jalan Raya Kodau, RT 02/03 Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Putra Aditya menjadi korban pengeroyokan delapan orang pemuda di Jalan Raya Kodau, RT 02/03 Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi

Otomania.comPemuda bernama Putra Aditya (18) harus tewas mengenaskan karena memprovokasi dengan mengacungkan jari tengah ke segerombolan pria.

Putra dan tujuh temannya berboncengan naik tiga motor dan melintas di Jalan Raya Kodau, Jatimekar, Bekasi Rabu (5/6/2019) pukul 03.30 WIB.

Di tengah jalan rombongan Putra melihat delapan orang pemuda sedang nongkrong di pinggir jalan.

Kedua kelompok pemuda ini saling ejek.

"Seorang teman korban mengacungkan jari tengah sehingga kelompok pelaku kesal," ungkap Wakil Kapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana, Rabu (12/6/2019).

Baca Juga: Deni Tewas Dikeroyok Pemuda Bermotor di Pos Jaga, Motifnya Misterius

Pelaku bernama Rio mengejar.

Ketujuh temannya tancap gas dan meninggalkan lokasi, tapi Putra malah turun dari motor dan menantang pelaku.

Rio merespon dengan memukul Putra, duel pun tak terhindarkan.

Korban terdesak lalu kabur ke sebuah warung kelontong milik Rudi Ariyanto (23) yang juga menjual bensin eceran.

Rudi ketakutan dan sempat menutup warung yang biasa buka sampai jam satu.

Editor : Indra Aditya

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X