Dihadang Polisi, Pengguna Motor Mau Nekat Masuk Tol , Alasan Banjir

Parwata - Senin, 29 April 2019 | 15:10 WIB
Pengendara roda dua saat dihentikan polisi ketika ingin memasuki jalan Tol Pasuruan-Gempol, Senin (29/4/2019).
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Pengendara roda dua saat dihentikan polisi ketika ingin memasuki jalan Tol Pasuruan-Gempol, Senin (29/4/2019).

Otomania.com - Terdapat sejumlah pengendara motor nekat masuki jalan tol Pasuruhan Gempol.

Hal itu dilakukan setelah jalan Pasuruan-Probolinggo terendam banjir, pada Senin (29/4/2019) pagi.

Pengendara motor tersebut meminta jalan alternatif, seperti halnya para pengguna mobil.

Untuk bisa melintas di jalan tol, namun keinginan tersebut tidak bisa dituruti.

Baca Juga : Street Manners: Patuh Berlalu Lintas di Jalan Tol, Bukan Berarti Jalan Pelan

Setelah anggota Satlantas Polres Pasuruan Kota menghadang mereka di pintu gerbang Tol Pasuruan-Gempol.

"Tadi saya lihat ada yang bisa lewat tol makanya kami mau lewat tol. Eh ternyata tidak bisa di sini diberhentikan polisi," kata Mamat, pengguna jalan, dikutip dari Tribunmadura.com.

Ia mengaku, ingin masuk tol karena melihat video kendaraan roda dua yang bisa melintas di jalan tol akibat Jalan Pantura ditutup.

"Kalau lewat jalan alternatif itu lewat jalan-jalan desa. Jalannya sempit dan sudah macet. Banyak yang lewat sana," katanya.

Baca Juga : Jalan Tol Malang-Pandaan Bakal Diresmikan Mei 2019, Bulan Ini Uji Coba

Editor : Parwata
Sumber : Tribunmadura.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X