Dua Hal Penyebab Sering Kecelakaan Di Jalur Denpasar-Gilimanuk

Parwata - Sabtu, 20 April 2019 | 15:05 WIB
Kondisi korban pasca mengalami kecelakaan di Jalan Jurusan Denpasar -Gilimanuk tepatnya di depan Hardys, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Jumat (19/4/2019) dinihari.
dokumentasi Polres Tabanan
Kondisi korban pasca mengalami kecelakaan di Jalan Jurusan Denpasar -Gilimanuk tepatnya di depan Hardys, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Jumat (19/4/2019) dinihari.

Otomania.comKecelakaan terjadi yang melibatkan truk parkir, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Kecelakaan tersebut terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk Bypass Ir. Soekarno.

Korban adalah Imanuel Mixon Angelino Devamariyanto (22) tewas di tempat sekitar pukul 03.00 Wita, Jumat (19/4/2019).

Kondisi Imanuel mengalami bengkak pada pipi, keluar darah pada hidung, telinga hingga mulut.

Hal itu terjadi setelah menabrak kendaraan truk bagian belakang kiri di Jalan Jurusan Denpasar -Gilimanuk.

Baca Juga : Risiko Kecelakaan Terjadi Di Jalan Tol Akan Berkurang, Ini Kuncinya

Kejadian tepatnya di depan Hardys, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Kasatlantas Polres Tabanan, Iptu I Ketut Bagiana menuturkan, peristiwa tersebut bermula saat pengendara sepeda motor (korban) datang dari arah timur menuju barat (Gilimanuk).

Setibanya di TKP, ia justru menabrak bagian belakang kiri truk yang sedang parkir di badan jalan bagian selatan.

Saat itu, kendaraan diduga melaju degan kecepatan yang cukup tinggi.

“Tapi dari hasil pemeriksaan, pengendara sepeda motor ini tidak ada indikasi terpengaruh alcohol. Kemungkinan ada faktor lain seperti mengantuk,” jelas Iptu Bagiana, Jumat (19/4), dikutip dari tribun-bali.com.

Baca Juga : Kena Dampak Kecelakaan Pihak Lain, Begini Kondisinya di Mata Hukum

Editor : Parwata
Sumber : tribun-bali.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X