Kalau Timbul Gumpalan Putih di Aki Motor Segera Bersihkan, Kenapa Ya?

Indra Aditya - Sabtu, 13 April 2019 | 15:05 WIB
Gumpalan serbuk di kutub aki menghambat proses pengisian daya
scramblerforum.com
Gumpalan serbuk di kutub aki menghambat proses pengisian daya

Otomania.com - Penanda terjadinya korosi di aki motor, muncul gumpalan putih di kedua kutub aki, hal ini bikin listrik aki tidak stabil dan rawan tekor.

Jadi masalah serius, karena di motor dengan sistem injeksi seperti saat ini sangat memerlukan kondisi aki yang sehat.

Kalau ternyata aki di motor kalian sudah timbul gumpalan serbuk putih di kedua kutubnya, segera lakukan pembersihan.

“Munculnya gumpalan tersebut memang tidak dapat dihindari, hal itu merupakan efek dari cairan aki yang menguap,” jawab Topik, pemilik Barokah Service dikutip dati GridOto.com di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Baca Juga : Lebih Mudah Deteksi Kondisi Aki Motor, Cukup Pasang Alat Ini

Meskipun risiko penguapan lebih besar terjadi pada jenis aki basah, gejala munculnya gumpalan juga banyak ditemui pada aki kering.

Sebelum proses pembersihan dimulai, lepas terlebih dahulu aki motor dari kedua kutub yang terpasang supaya aman.

Kedua kutub aki harus selalu dalam kondisi bersih
Isal/GridOto.com
Kedua kutub aki harus selalu dalam kondisi bersih

“Kalau sudah dikeluarkan dari motor, selanjutnya bersihkan kedua kutub aki dengan air soda atau cairan penetran sambil disikat pakai amplas atau sikat gigi bekas,” terangnya.

Jika gumpalan sudah tidak terlihat lagi, bersihkan dengan air dan keringkan kedua kutub pakai kain lap bersih.

Baca Juga : Perlu Diperhatikan, Hal Sederhana Yang Bisa Bikin Aki Motor Tekor

Jika secara fisik ada retakan atau kebocoran di bagian kutub atau plastik rumah aki, maka sebaiknya aki diganti baru.

"Agar kondisinya tetap terjaga, lakukan pemeriksaan tiap 6 bulan sekali dan bersihkan kembali jika perlu," pungkas Topik.

Artikel ini sudah tayang sebelumnya di GridOto.com dengan judul Gumpalan Putih di Kutub Aki Motor Harus Dibersihkan, Ini Alasannya

 

Editor : Indra Aditya

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X