Ini Kata Pengamat Transportasi, Tentang Perlintasan Sebidang

Parwata - Selasa, 9 April 2019 | 15:25 WIB
Ilustrasi jalur penyeberangan rel kereta
Instagram/agoez_bandz
Ilustrasi jalur penyeberangan rel kereta

Otomania.com - Tak hanya terjadi kemacetan, bahkan juga kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang kereta api.

Djoko Setijowarno, pengamat transportasi Unika Soegijapranata Semarang, mengharapkan.

Perlintasan sebidang, terutama di jalan-jalan besar harus ditiadakan.

"Harus dihilangkan, kecuali ada penjaga resmi," kata Djoko di Jakarta, Selasa (9/4/2019), dikutip dari GridOto.com.

Ilustrasi terobos palang pintu kereta api
Instagram @jktinfo
Ilustrasi terobos palang pintu kereta api

Baca Juga : Penjaga Perlintasan Libur, Pajero Sport Dapat Ciuman Kereta Api

Data terakhir dari Direktorat Keselamatan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (2019), menyebutkan terdapat 5.238 perlintasan sebidang di Jawa dan Sumatera.

Dan dari jumlah itu, hanya 4.854 perlintasan sebidang yang resmi.

Parahnya, jumlah kecelakaan di persimpangan sebidang di Indonesia cukup tinggi.

Menurut data, rasio kecelakaan dan kecelakaan fatal adalah 40,47 kecelakaan/1.000 persimpangan sebidang dan 14,96 kematian/1.000 persimpangan sebidang.

Baca Juga : Akibat Tak Hati-Hati Dastun Go Tertabrak Kereta Api, Siapa Yang Salah?

Editor : Parwata
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X