Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Pertamini Siap-siap Gulung Tikar, Pertamina Sebut Bisa Picu Kebakaran

Indra Aditya - Kamis, 4 April 2019 | 21:00 WIB
Ilustrasi kios Pertamini
Tribun Jabar
Ilustrasi kios Pertamini

Otomania.com - Para pemilik Pertamini alias bensin eceran yang tersebar di beberapa daerah sedang gundah.

Pasalnya usaha tersebut dianggap ilegal oleh Pertamina dan bisa memicu kebakaran.

Pertamini merupakan stasiun pengisian isi bensin eceran yang mirip SPBU.

Namun pada umumnya ukurannya mini, alias kecil.

Baca Juga : Pertamini Semakin Menjamur, Pertamina Akan Melakukan Penertiban

Mengisi bensin di Pertamini sendiri, punya beragam dampak.

Yang paling bahaya, motor bisa hangus terlalap api, jika terjadi kebakaran.

Kenapa bisa terjadi kasus motor terbakar, saat mengisi bensin di Pertamini?

"Pertamini secara resmi tidak berafiliasi dengan PT Pertamina,” ujar Senior Vice President Marketing and Distribution PT Pertamina, Gigih Wahyu Hari Irianto, beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Kawasaki Patenkan Teknologi Ninja Tanpa Bensin, Motor Listrik Pakai Radiator!

Karena tidak berafiliasi, Pertamini tidak mengikuti standarisasi SPBU Pertamina.

Akibat tidak ada standar, banyak Pertamini tidak memiliki alat keamanan.

Seperti alat pemadam api ringan (APAR), ketika terjadi kasus motor terbakar.

Lalu pekerjanya juga tidak dibekali pengetahuan, jika terjadi kebakaran.

Baca Juga : Tampilan Honda PCX Jadi Lebih Keren Dandan Pakai Komponen Karbon

Masalah lainnya yang muncul bisa disebabkan karena mesin pengisiannya juga tidak dicek berkala.

Membuat kasus kebocoran di beberapa titik dan hal itu bisa saja terjadi.

Makanya sering terdengar kasus motor terbakar saat mengisi bensin di Pertamini.

Pihak Pertamina sendiri belum merinci kapan akan melakukan sidak termasuk penutupan usaha Pertamini yang banyak dijumpai di pinggir jalan.

Editor : Indra Aditya

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa