'Elsapek' Sumbang Penjualan Terbesar Kendaraan Niaga Ringan Mitsubishi

Parwata - Senin, 28 Januari 2019 | 18:00 WIB
Mitsubishi Colt L300
Kompas Otomotif
Mitsubishi Colt L300

Otomania.com - Di kabarkan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyudahi produksi kendaraan niaga ringannya, yaitu Colt T120SS.

Pikap hasil join production dengan Suzuki Carry ini bukanlah penyumbang terbesar dalam penjualan kendaraan niaga ringan Mitsubishi di Tanah Air.

Terdapat satu model yang juga tidak kalah legendarisnya, yakni Colt L300 atau kerap disebut Elsapek.

Baca Juga : Ngeri! Datsun Go Berisi 5 Penumpang Terbalik Ditabrak CBR1000RR

Pikap berbentuk kotak dan bermesin diesel konvensional 2.300 cc ini ternyata jadi model terlaris Mitsubishi sepanjang 2018 di segmen kendaraan komersial.

Hal tersebut diungkapkan oleh Budi Darmawan Daulay, selaku Kepala Divisi Penjualan dan Pemasaran Regional 1 MMKSI.

"Mitsubishi L300 (paling banyak penjualannya), dalam satu bulan bisa menjual sekitar 2.200-an unit ya," ujar Budi, Sabtu (16/1/2019).

Baca Juga : Ih Jijik.. Setir Mobil Ternyata Empat Kali Lebih Kotor Dari Toilet

"Jadi kalau di LCV (low commercial vehicles) itu sekitar hampir 50 persennya ya," lanjutnya saat ditemui saat berada di kawasan Serpong, Banten.

Budi menambahkan, saat ini MMKSI masih memiliki tiga model kendaraan niaga ringan untuk pasar Indonesia, yakni Colt L300, Triton, dan Colt T120SS yang bakal distop produksinya di akhir Januari 2019.

Meski Colt L300 sudah lama tidak mendapatkan penyegaran atau ubahan, tidak lantas membuat pikap legendaris ini lepas dari perhatian Mitsubishi Motors.

Baca Juga : Yamaha XMAX Juara Customaxi Bali, Bisa Naik Turun Pakai Air Suspension

"Di market itu konsumen yang mengharapkan L300 berubah bentuk ada, tapi mereka mengharapkan ke fungsionalitasnya. Kalau mobil-mobil komersil kan lebih ke arah situ," kata Budi lagi.

"Cuma ya mungkin masukan dari konsumen juga kami pelajari, karena kan memang secara desain segala macam pasti akan kami lakukan penyegaran juga," tutupnya.

Editor : Indra Aditya

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X