Jurus Jitu Yamaha NMAX Gampang Ngacir, Lem Korea Ikut Terlibat

Parwata - Sabtu, 19 Januari 2019 | 17:00 WIB
Ilustrasi Test ride Yamaha NMAX
Otomotifnet
Ilustrasi Test ride Yamaha NMAX

Otomania.com - Setelah dioprek, hasil yang didapat Yamaha NMAX ini cukup mengejutkan setelah diuji dengan mesin Dynojet 250i milik Aerospeed 74, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Power standar Yamaha NMAX yang tadinya ada di kisaran 11 HP klaim pabrik.

Setelah diupgrade, hasilnya, power maksimalnya naik menjadi 16,07 hp/8.380 rpm.

Tak hanya itu torsinya juga terkatrol menjadi 14,38 Nm/7.720 rpm.

Baca Juga : Desain Keren Plus Harga Bersahabat, Ini Pilihan Pelek OEM Favorit

Enteng banget power sama torsinya, akselerasi udah pasti nendang.

Katanya pakai racikan bumbu spesial dari sang empunya, Iman Sofyan.

Berikut ini beberapa part yang diganti;

Blok silinder dan piston pakai KTC berukuran 63 mm, kapasitas silinder Yamaha NMAX 2018 ini jadi 183 cc.

Selain menaikkan kapasitas silinder, pengatur buka-tutup klep juga diganti menggunakan kem racing keluaran Moto1.

Baca Juga : Jurus Ampuh Hadapi Sokbreker Motor yang Loyo, Jadi Segar Lagi

“Untuk rasio kompresi dan durasi kem tidak dukur. Jadi, part tersebut hanya tinggal templok saja,” bilang Iman Soyfan,peracik dan owner motor tersebut.

Untuk menambah debit bahan bakar, digunakan injektor standar Yamaha XMAX 250.

“Awalnya terlalu kebasahan. Akhirnya, coba diakali dengan menutup 2 lubang injektornya menggunakan lem Korea.

Alhamdulillah sampai sekarang masih awet dan bertenaga,” lanjutnya.

Bagian ini kunci suksesnya penyaluran tenaga mesin ke roda belakang.

“Puli depan dibubut, dikurangi 1° dari standarnya. Selain itu, jalur roller juga dikerok supaya posisi v-belt lebih tinggi.

Baca Juga : Perhatian! Sebelum STNK Diblokir, Ini Tahapan yang Dilalui Tilang ETLE

Untuk rollernya, hanya menggunakan 5 buah (3 buah 10 gram dan 2 buah 9 gram),” beber Iman.

“Pemasangan 5 roller tersebut tidak bisa sembarangan.

Sebelum rumah roller dipasang, dicari lebih dulu posisi piston harus berada saat TMA (Titik Mati Atas).

Setelah itu, posisi roller yang kosong tadi harus berada di posisi jam 9, atau menghadap ke ban depan,” tutupnya.

Editor : Indra Aditya
Sumber : otomotifnet.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X