Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Perlintasan Kereta Api Lempuyangan Yogyakarta Ditutup? Ini 3 Skenario yang Terjadi

Ignatius Ferdian - Sabtu, 13 Oktober 2018 | 11:30 WIB
Perlintasan kereta api di Lempuyangan Yogyakarta akan ditutup?
Tribun Jogja
Perlintasan kereta api di Lempuyangan Yogyakarta akan ditutup?

Otomania.com - Perlintasan kereta api atau perlintasan sebidang kadang menjadi salah satu penyebab kemacetan di jalan raya.

Namun untuk menutup perlintasan sebidang tentu tidak bisa sembarangan karena akan berdampak besar pada kondisi lalu lintas.

Kajian terkait penutupan perlintasan kereta api atau perlintasan sebidang di Lempuyangan mengerucut pada 3 skenario.

Hal tersebut dijelaskan Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Golkari Made Yulianto.

(BACA JUGA: Lolos Dari Kereta Pertama, Nyawa Pemotor Melayang Dihajar Kereta Kedua Yang Melintas)

"Skenario pertama, perlintasan ditutup. Arus lalu lintas masih sama seperti sekarang. Jalan Lempuyangan tetep mengarah ke timur satu arah," jelasnya, Jumat (12/10/2018).

Selanjutnya, Golkari menjelaskan untuk skenario kedua, Stasiun Lempuyangan akan digeser ke utara.

"Akses jalannya di pindah ke utara sementara Jalan Lempuyangan dibuat dua arah. Ini masih memerlukan beberapa rekayasa yang lain untuk beberapa simpang, misalkan pelebaran jalan juga normalisasi simpang," tambahnya.

Untuk skenario kedua ini, jari-jari di Bundaran Kridosono perlu dinormalisasi.

(BACA JUGA: Nahas, Bodi Samping Honda CR-V Wakil DPRD Kendal Ditabrak Kereta Api, Korban Terpental Keluar)

Pasalnya area tersebut diperkirakan akan tetap padat sebagai imbas ditutupnya lintasan sebidang Lempuyangan.

"Karena orang cenderung mengarah ke Kridosono ketika lintasan sebidang ditutup. Ini akan memicu terjadinya peningkatan volume lalu lintas," ungkapnya.

Selanjutnya, untuk skenario ketiga, dijelaskan Golkari secara garis besar mirip dengan skenario kedua.

Namun di sini muncul wacana menambahkan akses naik menuju flyover dari arah timur ke utara.

"Diharapkan lalu lintas dari timur bisa langsung ke utara sehingga tidak crossing di daerah sekitar itu. Skenario ketiga ini dampaknya paling kecil, misalkan untuk arus lalu lintas di Jalan Yos Sudarso, Bausasran, hingga Simpang Brimob," tutupnya.

Editor : Ditta Aditya Pratama
Sumber : Tribun Jogja

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa