Masih Menunggu, Baru 5 Model Mobil Esemka yang Kantongi TPT Produksi

Ignatius Ferdian - Sabtu, 13 Oktober 2018 | 10:00 WIB
Salah satu mobil buatan esemka
Instagram/@esemka_indonesia
Salah satu mobil buatan esemka

Otomania.com - Informasi baru saja terungkap soal mobil Esemka mengenai delapan unit mobilnya yang lolos uji di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB).

Namun, ketika mengonfirmasi kepada pihak Kementerian Perindustrian, disebutkan baru tiga model (lima tipe) yang mengantongi Tanda Pendaftaraan Tipe (TPT) Produksi.

Tipe kendaraannya yang ada Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS) milik Kemenperin meliputi, pikap 1.000cc (bensin), 1.300cc (bensin), dan 1800cc (diesel) Double Cabin 2.000cc (bensin) dan Minivan 2.700cc (diesel).

“Tiga model tersebut berdasarkan data TPT Produksi yang sudah dikeluarkan Kemenperin melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS),” ujar Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian, Kamis (11/10/2018).

(BACA JUGA: Sempat Dikira Sedan, Ternyata Ini Spesifikasi Mobil Nasional Esemka)

Penampakan mobil Esemka Garuda 1 awal tahun 2018(Tribunnews)
Penampakan mobil Esemka Garuda 1 awal tahun 2018(Tribunnews)

Penetapan Perusahaan Penerapan Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) dan TPT kendaraan bermotor sudah selesai," kata Putu.

"Jadi dengan selesainya urusan perijinan tersebut, perusahaan telah dapat memproduksi kendaraan secara massal,” tambahnya.

Jika mengacu pada data dari BPLJSKB, kelima tipe yang disebut Putu, di mana detail tipenya adalah Bima 1.3 (4x2) M/T, Bima 1.8D (4x2) M/T, Niaga 1.0 (4x2) M/T, Digdaya 2.0 (4x2) M/T, Borneo 2.7D (4x2) M/T, sudah lulus uji dari bulan Februari dan Maret 2016 lalu.

Sementara untuk yang baru diajukan melalui vehicle type approval (VTA) online, Bima 1.0 (4x2) MT jenis mobil barang, Bima 1.3L (4x2) MT tipe mobil barang, dan Garuda 2.0 (4x4) mobil penumpang, masih belum ada informasi soal TPT Produksinya. 

Editor : Ditta Aditya Pratama
Sumber : Kompas.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X