Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Nekat, Bus TNI Angkut Rombongan Bobotoh Diserang Orang Tak Dikenal

Yosana Okter Handono - Senin, 24 September 2018 | 19:45 WIB
Bus Bobotoh sporter Persib diserang
Wartakota.tribunnews.com
Bus Bobotoh sporter Persib diserang

Otomania.com - Bus yang membawa puluhan bobotoh atau pendukung Persib Bandung, dari Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Kota Depok tiba-tiba diserang.

Penyerangan terjadi di dua titik di Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Depok, Minggu (23/9/2018) pagi.

Saat itu bus yang membawa puluhan bobotoh warga Jalan M Yusuf, Sukmajaya, Depok, sedang menuju ke Bandung.

Mereka akan menonton laga Persib Bandung VS Persija Jakarta.

Akibat penyerangan itu, sedikitnya empat titik kaca bus milik anggota TNI itu, pecah.

(BACA JUGA:Andrea Iannone Podium di MotoGP Aragon, Suzuki Ecstar Kehilangan Hak Konsesinya)

Yakni kaca bagian samping depan kanan, kaca samping belakang kiri, kaca di pintu samping belakang kiri dan kaca belakang bus.

Selain itu beberapa titik badan bus sebelah kiri juga lecet dan penyok.

Meski tak ada korban jiwa atau luka dalam insiden penyerangan itu, rombongan bobotoh warga Depok tersebut membuat laporan ke Polresta Depok, Senin (24/9/2018).

Kordinator rombongan bobotoh, Yansen, mengatakan bus berangkat dari Jalan M Yusuf, Sukmajaya, Minggu (23/9/2018) sekira pukul 04.30.

Saat masuk di jalan Proklamasi, kata Yansen ada sekitar 5 motor berboncengan yang menguntit bus mereka.

(BACA JUGA:Selamatkan Mobil Dari Senggolan, Tukang Cuci Mobil Lakukan Tindakan Berbahaya)

Lima motor itu kata Yansen tidak membawa atribut apapun.

Para pemotor katanya akhirnya berhasil mengejar dan mendekati bus.

Saat dekat, kata.dia, para pemotor meminta sopir bus untuk menghentikan kendaraannya.

"Tapi supir bus tetap jalan terus. Menurut kami itu tepat untuk menghindari keributan," katanya.

Namun kata Yansen tiba-tiba ada beberapa kali lemparan batu yang memecahkan kaca bus. Ia menduga pengendara dan penumpang lima motor itulah yang melakukannya.

"Itu serangan pertama, saat bus di sekitar Pasar Agung. Meski beberapa kaca bus pecah, kami tetap jalan terus," kata Yansen.

(BACA JUGA:Korban Honda CR-V Terjun di Jembatan Emas Bertambah, Dua Orang Tewas)

Namun tambahnya saat bus sampai di sekitar persimpangan Jalan Baru dan Jalan Proklamasi, lemparan batu kembali memecahkan beberapa kaca bus.

"Pada serangan kedua itu, bus berhenti dan kami semua turun. Kami mengejar pelaku yang berdiri di pinggir jalan. Tapi mereka kabur berpencar," jelasnya.

Akhirnya kata Yansen bus melanjutkan perjalanan dan sampai di Bandung.

"Saat pulang dari sana, kita juga ekstra hati-hati dan pakai siasat supayaa tidak dilempari baru di tengah jalan. Alhamdulilah kami selamat sampai di Depok," katanya lagi.

Sementara itu, Asep, sang supir bus B 1707 EVG yang membawa bobotoh asal Depok itu mengatakan, dari pengamatannya pelaku pelemparan bus adalah remaja.

"Padahal kami di bus sama sekali gak pakai atribut Persib atau apapun. Tapi mereka tetap menyerang bus. Dari makian mereka, jelas sekali mereka tahu kalau di bus adalah rombongan bobotoh,"jelas Yansen.

Yansen dan Asep berharap pelaku pelemparan dapat diketahui dan ditangkap untuk menjadi pelajaran bagi mereka.

"Supaya ke depan mereka tidak anarkis lagi kepada pendukung tim yang berbeda dengan mereka," tutupnya.

 

 

 

Editor : Iday
Sumber : warta kota

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa