Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Tewas, Dua Penembak Polisi di Tol Kanci-Pejagan Ditembak Densus 88

Irsyaad Wijaya - Selasa, 4 September 2018 | 15:00 WIB
Dua petugas polisi yang ditembak, sedang dalam perawatan
Kompas.com
Dua petugas polisi yang ditembak, sedang dalam perawatan

Otomania.com - Densus 88 Antiteror berhasil menembak mati dua dari empat pelaku penembakan petugas PJR Polda Jabar di Tol Kanci-Pejagan, Cirebon.

Tersangka Rajendra Sulistiyanto dan Ica Ardeboran terpaksa ditembak mati lantaran melawan saat disergap di dekat kandang ayam RT 03 RW 13, Desa Kalisalak, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, (3/9/2018) sekitar pukul 09.30 WIB.

Sementara dua lainnya diamankan dalam kondisi hidup dan kini dibawa untuk pengembangan.

Lokasi penyergapan dua pelaku yang juga merupakan teroris jaringan JAD itu diketahui berada di lahan pertanian bawang merah.

Beberapa petani bawang merah pun melihat sekumpulan orang yang sedang berada di sekitar kandang ayam untuk menyisir.

(BACA JUGA: Nahas, Bodi Samping Honda CR-V Wakil DPRD Kendal Ditabrak Kereta Api, Korban Terpental Keluar)

"Ya, tadi saya lihat. Ada beberapa juga bawa senjata. Sedang menyisir ke arah selatan dari kandang ayam itu," kata Sirun (45), Petani Bawang Kalisalak, Margasari.

Selain Sirun, petani bawang merah lainnya pun ikut melihat hal serupa.

Dia adalah Eko (40), seorang petani bawang merah yang berjarak sekitar 500 meter ke arah selatan dari kandang ayam itu.

Saat sedang bertani, Eko melihat sekitar 20 lebih personel sedang menyisir dan memeriksa gubuk putih yang diketahui merupakan tempat tinggal para pelaku saat buron.

"Iya, tadi saya lihat banyak orang bersenjata sekitar 20 orang lebih. Cuman saya ga tau kalo itu sedang mengejar para teroris," ungkap Eko sembari menunjuk gubuk putih tersebut.

(BACA JUGA: Sigap! 29 Begal Motor Di Bandung Diringkus, Ridwan Kamil Terima Kasih ke Polisi)

Lewat pantauan di lokasi, jarak antara kandang ayam ke gubuk putih itu berkisar sejauh 1 km lebih.

Untuk dapat mencapai gubuk berukuran 4x2 meter itu, kendaraan roda dua hanya bisa melintas lewat pinggir rel.

"Ya bisa juga jalan kaki cuman jauh sekali. Biasanya warga sini pakai motor. Kalau tadi saya lihat, para anggota bersenjata itu jalannya menyisir," tambah Eko.

Dalam hal ini, Eko mengaku sama sekali tidak mendengar suara baku tembak di sekitarnya.

Dia hanya melihat puluhan anggota bersenjata menyisir ke arah selatan hingga tiba ke gubuk putih tersebut.

(BACA JUGA: Apa Ini? Gerebek Rusunawa Universitas Cendrawasih, Polri dan TNI Temukan 39 Motor Curian)

"Ya cuman lihat saja. Kalo suara baku tembak tidak ada," sambungnya singkat.

Sebelumnya diberitakan, dua orang polisi patroli jalan raya PJR ditembak oleh orang tak dikenal di jalan tol Kanci-Pejagan.

Keduanya ditembak di sekitar KM 224 Tol Kanci - Pejagan atau masuk wilayah Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, (24/8/2018) malam.

Kedua petugas bernama Aiptu Dodon Kusgiantoro dan Aiptu Widi Harjana itu diketahui mendapat luka tembak di bagian dada, leher, dan tangan.

Editor : Iday
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa