Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ini Sebabnya Kecelakaan Bisa Meningkatkan Angka Kebodohan dan Kemiskinan

Fedrick Wahyu - Rabu, 22 Agustus 2018 | 16:30 WIB
Ilustrasi kecelakaan
Kompas.com
Ilustrasi kecelakaan

Otomania.com - Melihat angka kecelakaan di Indonesia yang menimbulkan korban sampai puluhan ribu, harusnya menjadi perhatian berbagai pihak.

Apalagi, kecelakaan tidak hanya menimbulkan akibat yang fatal, seperti korban meninggal dunia dan korban cacat seumur hidup, tetapi juga menyebabkan kemiskinan secara sistematis.

"Yang jelas kecelakaan itu melahirkan kebodohan," ujar Kasubdit Laka Direktorat Gakkum Korlantas Polri, Kombes Pol Djoko Rudi di Jakarta, Rabu (22/8/2018).

"Kenapa bisa disebut prosesnya kebodohan? Karena kecelakaan itu akan memutus rantai kehidupan bagi orang tersebut," sambungnya.

(BACA JUGA: Tragis, Avanza Yang Kecelakaan Di Rel Ternyata Tertabrak Kereta Sampai Dua Kali)

Dia mencontohkan, kalau kecelakaan terjadi pada penduduk usia produktif, efek lanjutannya keluarga bisa miskin, bisa putus sekolah, bisa terjerat narkoba.

"Misalnya ada seseorang alami kecelakaan, kenapa akibat kecelakaan orang tersebut menjadi bodoh anak turunannya? karena orang tersebut tentu putus pekerjaan, akhirnya anak itu tidak bisa sekolah dan alami kebodohan, kemiskinan bahkan menjadi pengangguran akibat kecelakaan," bebernya.

Kecelakaan di jalan sangat bergantung pada kondisi jalan, kelengkapan rambu lalu lintas dan marka jalan, kondisi kendaraan, serta perilaku pengendara lalu lintas.

Demi mengurangi kecelakaan, pihak Kepolisian sangat fokus dalam melakukan edukasi pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

(BACA JUGA: Muncul Imbauan Untuk Kurangi Kecepatan, Angka Kecelakaan Sudah Tinggi)

"Untuk itu Polri akan terus memberikan perhatian demi memerangi kebodohan masyarakat," tegasnya.

Editor : Iday
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa