Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Miris, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 4 Pemuda Mabuk, Penyebabnya Cuma Knalpot

Fedrick Wahyu - Selasa, 22 Mei 2018 | 12:00 WIB
Ilustrasi knalpot racing
Motorplus
Ilustrasi knalpot racing

Otomania.com - Knalpot memang bisa membuat motor jadi terasa makin gahar dengan suara yang keras.

Tapii tidak semua orang suka dengan suara knalpot free flow yang semacam itu.

Meski punya fungsi menambah performa, tapi tidak semua knalpot model begini punya suara yang enak didengar.

Apalagi kalau didengar sama orang yang lagi kehilangan kesadarannya alias mabuk, bisa langsung emosi.

Kisah tragis ini berawal saat korban yang bernama Saiful sempat melewati empat pelaku yang diketahui sedang minum-minuman beralkohol.

(BACA JUGA: Terjawab Sudah, Rem Truk Maut Di Brebes Enggak Blong, Ini Penyebab Utamanya)

Karena kesal, tiba-tiba saja empat orang tersebut langsung memukuli Saiful dan ditusuk dengan badik.

Untungnya Polsek Penjaringan, Jakarta Utara segera menangkap tiga dari empat pelaku pengeroyokan yang menewaskan Saiful Bahri.

Mereka yang diamankan anggota Polsek Penjaringan adalah Iwan, Aceng, dan Rama, sedangkan Tirana alias Dogdag masuk dalam daftar buronan.

Kasat Reskrim Polsektro Penjaringan AKP Mustakim menjelaskan keempatnya mengeroyok Saiful Bahri pada Jumat (4/5/2018) lalu.

(BACA JUGA: Duh... Biaya Ganti Baterai Honda PCX Hybrid Bisa Buat Beli V-Ixion Bekas)

Menurut Polisi, kronologinya berawal saat Saiful menuju kios bensin milik bosnya di Jembatan Hari-hari, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Saat itulah ia diteriaki Iwan dan Aceng karena tidak suka Saiful berkendara melewati mereka.

"Lalu Iwan dan Aceng menegur korban dengan mengatakan: 'Woi lu berisik amat naik motor. Orang lagi pada kumpul'," kata Mustakim, Senin (21/5/2018).

Setelah itu Aceng mengompori teman-temannya untuk mengeroyok Saiful.

Seketika Iwan dan Aceng memukuli korban dengan tangan kosong, sedangkan Rama dan Dogdag menghabisinya menggunakan badik.

(BACA JUGA: Dilarang Iri, Istri Beri Kado Moge Buat Suami Tercinta, Bikin Haru)

"Dari keterangan pelaku yang sudah diamankan, yang menusukkan badik ke korban itu Dogdag dan Rama," kata Mustakim.

Polisi pertama kali mengamankan Aceng di Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, kemudian Iwan di Pesing, Cengkareng, Jakarta Barat.

Mereka berdua ditangkap pada Minggu (6/5/2018).

Selanjutnya, polisi mengamankan Rama di Karawaci, Tangerang, Rabu (9/5/2018).

"Untuk pelaku Dogdag masih dalam pencarian," kata dia.

Penyidik menjerat ketiganya pasal 170 (3) KUHP dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara dan sementara mereka mendekam di tahanan Polsektro Penjaringan.

Editor : Ditta Aditya Pratama
Sumber : grid.id

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa