Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mempertanyakan Perpres Kendaraan Listrik Yang Tak Kunjung Terbit

Irsyaad Wijaya - Jumat, 30 Maret 2018 | 19:00 WIB
Ilustrasi mobil listrik
KompasOtomotif
Ilustrasi mobil listrik

Otomania.com - Pemerintah sebenarnya tengah mendorong pabrikan otomotif untuk menciptakan produk kendaraan listrik ke Tanah Air. Tapi, yang menjadi pertanyaan di benak masyarakat, kenapa Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Program Percepatan Kendaran Bermotor Listrik Untuk Transportasi Jalan tak kunjung terlihat?

Target sebelumnya, akan masuk tahap final pada Januari 2018 lalu, tapi akhirnya mundur ke Februari dan hingga sekarang pun belum ada hasilnya. Perpres yang ditunggu adalah lanjutan dari Perpres No.2 tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

Saat dikonfirmasikan ke Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, hal itu karena banyaknya lembaga pemerintahan yang dilibatkan. Selain itu, katanya materi yang dibicarakan juga banyak, seperti insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM). Koordinasi antar lembaga yang sulit yang buat Perpres tak kunjung terbit.

"Sekarang yang sudah siap terkait PPnBM, yang lain akan menyusul. Tentunya kita sedang koordinasi dengan kementerian lain di tingkat Kementerian Perekonomian. Sehingga diharapkan (Perpres) ini bisa diterbitkan," tutur Airlangga, di Jakarta, Rabu (28/3/2018).

(BACA JUGA: Tidak Main-main, Nissan Bakal Siapkan 8 Mobil Listrik)

Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian, menjajal Mitsubishi Outlander PHEV
Dio / GridOto.com
Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian, menjajal Mitsubishi Outlander PHEV

Perpres tentang kendaraan listrik ini nantinya kata Airlangga bisa jadi acuan pengembangan kendaraan listrik di masa mendatang. Selain itu bisa jadi petunjuk pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

"Yang jelas ini komitmen kita pada Perjanjian Paris. Bagaimana agar industri otomotif bisa menurunkan emisi gas buangnya," jelas Airlangga.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa