Biar Nggak Nyesel Touring, Cek 5 Bagian Motor Ini

Fedrick Wahyu - Kamis, 8 Maret 2018 | 14:00 WIB
Ilustrasi touring sepeda motor
Ilustrasi touring sepeda motor

Otomania.com – Sebelum melakukan touring perlu cek kondisi motor agar perjalanan bisa lancar tanpa kendala. Jangan asal berangkat.

Bagian pertama yang perlu dicek adalah oli. Buat motor yang belum ada fitur interval penggunaan oli, kita bisa cek melalui dipstik.

Oli sendiri selambat-lambatnya diganti setelah pemakaian motor 4.000 km. Jika oli terlambat diganti, komponen motor lainnya bisa terkena dampak buruknya, karena oli lama sudah tercampur kotoran yang bisa menggores komponen motor.

Kedua, kondisi busi juga penting dicek. Busi termasuk bagian terpenting dari pengapian yang pastinya tidak mungkin disepelekan.

(BACA JUGA: Mau Motor Awet Kinclong? Coba Praktikkan Hal Sederhana Ini) 

Sebaiknya busi dibersihkan jika terlihat ada sisa karbon di ujung elektroda dari sisa pembakaran. Membersihkannya bisa memakai sikat kawat atau ampelas. Lalu jika sudah dipakai dalam interval 10.000-15.000 km, maka busi wajib diganti yang baru.

Selanjutnya, cek kondisi aki, meski saat ini banyak motor yang memakai aki kering atau MF (Maintenance Free). Tetap saja kondisinya perlu dicek.

Cara termudah untuk mengecek kondisi aki masih baik atau tidak, cukup posisikan kunci kontak ON, lalu nyalakan lampu sein, jika indikator lampu sein pada panel instrumen lemah, tandanya aki sudah lemah.

(BACA JUGA: Bukan Sekadar Aksesori, Jalu Setang Berfungsi Krusial buat Pengendara)

Namun, agar lebih pasti dengan kondisi aki, bisa menggunakan voltmeter. Voltase standar tegangan aki adalah 12,4, jika di bawah itu maka bisa dipastikan aki tidak sehat.

Setelah cek aki, sudah pasti cek fungsi indikator pada panel instrumen. Motor-motor keluaran baru biasanya sudah mengadopsi panel instrumen digital. Dengan begitu kondisi motor pun lebih mudah terpantau.

Nah, yang terakhir dan termasuk terpenting adalah cek bahan bakar. Jelas kan, kalau bahan bakar tidak ada bagaimana mau touring?

Selain itu, dengan maraknya teknologi injeksi juga akan membuat motor tersendat karena tipisnya bahan bakar. Hal itu dikarenakan sistem ECU akan menurunkan tekanan fuel pump jika bensin mulai tipis,

Editor : Donny Apriliananda
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X