Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Industri Otomotif Nasional Siap Wujudkan Mobil Listrik, Tapi Masih Terkendala Modal

Fedrick Wahyu - Kamis, 19 Juli 2018 | 16:29 WIB
Menteri ESDM Ignatius Jonan saat menjajal mobil listrik karya mahasiswa ITS, Ezzy
Tribunnews.com
Menteri ESDM Ignatius Jonan saat menjajal mobil listrik karya mahasiswa ITS, Ezzy

Otomania.com - Industri otomotif sedikit demi sedikit mulai mendekati era kendaraan listrik.

Bahkan muncul rencana, dalam 10-15 tahun ke depan, seluruh kendaraan bahan bakar fossil sudah tidak ada lagi.

Menyikapi hal itu, pemerintah Indonesia pun tengah menggodok berbagai regulasi dan rencana terkait produksi kendaraan listrik.

Bahkan, tahun 2022 disebut mulai jadi batu loncatan produksi kendaraan listrik dalam negeri.

(BACA JUGA: Proyek Masa Depan, Mobil Bakal Bisa Ngobrol Satu Sama Lain Nih)

Jika pemerintah sudah memberi indikasi kesiapan, bagaimana dengan pelaku industri khususnya industri komponen?

"Industri sudah siap, apalagi kalau produksi komponen umum di mobil misalnya part bodi. Mesin sudah siap, tinggal penyesuaian pada cetakannya saja," buka Wan Fauzi selaku Dewan Penasehat Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif (PIKKO).

Fauzi menambahkan, pemerintah lewat Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga sudah memberikan insentif diskon 25-30 % untuk pengadaan mesin-mesin industri.

Tapi, Fauzi juga menyebut ada beberapa problem yang bisa mengganjal perkembangan industri kendaraan listrik nasional.

Editor : Ditta Aditya Pratama
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa