Tenaga Pasti Ngisi Terus, Begini 4 Tips Menggunakan Mobil Matic di Tanjakan dari Ahlinya

Naufal Nur Aziz Effendi,Andhika Arthawijaya - Minggu, 2 Oktober 2022 | 16:00 WIB

Ilustrasi menggunakan mobil matic di tanjakan. (Naufal Nur Aziz Effendi,Andhika Arthawijaya - )

Baca Juga: Ingat! Mobil Matic Pakai Knalpot Racing Malah Jadi Loyo, Mekanik Mobil Balap Beberkan Alasannya

Teknik ini berlaku untuk transmisi matic konvensional, CVT maupun AMT (Automated Manual Transmission), termasuk pada sistem transmisi mobil elektrik.

Namun khusus AMT, sebaiknya saat melakukan stop and go di tanjakan, rem tangan wajib sering-sering dimainkan.

Sebab meski transmisi sudah masuk di posisi gigi rendah, ketika kaki berpindah dari pedal rem ke gas, bakal ada jeda sekian detik yang membuat kondisi transmisi seperti kosong atau netral sesaat.

Tentunya hal itu akan berisiko membuat mobil bisa meluncur mundur.

Istimewa/Daihatsu
Saat berkendara di jalan menanjak, pastikan tetap tenang dan rileks

Balik lagi, secara prinsip pengoperasian semua jenis matic tadi sama saat menemui jalanan tanjakan.

Namun, yang membedakan adalah hanya soal tingkat percepatan yang dimiliki tiap-tiap mobil.

Ada yang hanya 4-percepatan, 6-percepatan, 7-percepatan, bahkan lebih.

Intinya, berapa pun jumlah percepatan yang dimiliki mobil, saat berada di jalan tanjakan, tetap disarankan pindahkan posisi giginya ke rasio gigi rendah.