Enggak Nyangka Terminal Pulo Gebang Jadi Lokasi Mangkraknya Puluhan Mobil Mewah, Siapa Pemiliknya?

M. Adam Samudra,Naufal Nur Aziz Effendi - Rabu, 3 Agustus 2022 | 11:15 WIB

Kendaraan mewah hasil tindak pidana korupsi di Pulo Gebang Jakarta Timur. (M. Adam Samudra,Naufal Nur Aziz Effendi - )

Baca Juga: Mirip Film Action, Polisi Kejar-kejaran Buru Sports Car Classic Honda NSX dan Nissan 350Z Mencurigakan, Akhirnya Terciduk di Gudang Tua

Dari hasil penelusuran GridOto.com di lapangan ternyata mobil mewah ini milik dari bandar narkoba.

Jaguar Milik Ponny Tjandra

Salah satunya seperti Jaguar dengan pelat nomor B 679 S, ternyata mobil ini adalah hasil sitaan BNN yang mengungkap tindak pidana pencucian uang napi narkoba Pony Tjandra.

Jika dirupiahkan aset napi tersebut bisa mencapai puluhan miliar.

Adam Samudra/GridOto.com
Mobil jaguar aset milik Ponny Tjandra.

Saat itu, BNN memajang aset milik Ponny Tjandra yang disita di Kantor BNN, Cawang, Rabu (1/10/2014). Terpanjang di halaman parkir 3 motor Harley Davidson, 1 mobil jaguar B 679 S, dan mobil Honda Odyssey hitam bernopol B 60 WAR.

Porsche Panamera milik Gembong Narkoba Inisial FA

Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap gembong narkoba berinisial FA (35) di loby barat Plaza Indonesia pada 13 Maret 2013 lalu, saat itu BNN juga melakukan penggeledahan ke rumah pria tersebut.

Dari hasil penggeledahan, BNN menyita harta kekayaan FA sebesar Rp 38 miliar.

Adam Samudra/GridOto.com
Porsche Panamera B 99 FAI milik gembong narkoba sejak 2013 lalu.


Saat itu Deputi Pemberantasan Narkoba BNN Irjen Benny Mamoto menjelaskan petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Porsche Panamera B 99 FAI, satu unit BMW 6401 B 99 FAL, satu unit Honda City, uang tunai RP 35 juta, uang ringgit 156 RM, handphone dan beberapa buku rekening berbagai bank.

"Jadi mobil-mobil (mewah) itu adalah hasil sitaan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dan Kejaksaan Pusat, mereka menitipkan barang buktinya sementara disini sambil menunggu proses sidang selesai, cuma untuk kedepannya selesai kapan kita enggak tahu. Biasanya sih gak lama," ungkap Iwan.

Baca Juga: Toyota Crown Station Wagon Andre Taulany Bikin Raffi Ahmad Bahagia, Rolls-Royce Phantom Rp 22 Miliar Enggak Kalah Menggoda

Saat disinggung mengenai kapan ada pelelangan kendaraan-kendaaan yang mangkrak tersebut, Iwan pun belum bisa memastikannya.

"Bisa tanyakan ke instansi lain, karena kita tugasnya hanya menjaga kendaraan saja, jadi jika ditanya prosedur kenapa enggak dilelang itu memang bukan kewenangan kami. Jadi tugas kami hanya menjaga apabila ada surat pengeluaran ya kami keluarkan kendaraanya," bebernya.

Sekadar informasi, Terminal Pulo Gebang , Cakung, Jakarta Timur saat ini sudah menampung sekitar 370 kendaraan baik dari hasil tilang maupun hasil sitaan.

Untuk luas terminal ini yakni 2 hektar, sementara terminal mobil barang ini sudah ada sejak tahun 2000.

"Mungkin tahun 2010 mobil-mobil ini sudah banyak yang keluar masuk, sementara yang bertahan itu ada yang dari tahun 2013," tutupnya.