Keren, Mahasiswa UB Temukan Cairan Penghemat BBM dari Bahan Herbal

Adi Wira Bhre Anggono - Senin, 28 September 2020 | 09:00 WIB

Ilustrasi bahan bakar minyak BBM. Mahasiswa Universitas Brawijaya menemukan cairan penghemat BBM berbahan herbal. (Adi Wira Bhre Anggono - )

Otomania.com - Tiga mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang menemukan bahan penghemat bahan bakar minyak (BBM) berbahan herbal.

Mereka menggunakan salah satu hasil kekayaan alam Indonesia dijadikan sebagai penghemat BBM.

Adapun bahan yang digunakan ialah minyak sereh wangi, yang diprediksi memiliki atau mendekati karakteristik dari bahan bakar minyak.

Melansir laman resmi UB, Sabtu (26/9/2020), ketiga mahasiswa yang berasal dari Fakultas Teknik tersebut melakukan riset tentang keefektifan penambahan minyak atsiri sereh wangi sebagai bioaditif BBM.

Jadi zat aditif Menurut salah satu tim peneliti mahasiswa UB, Rohmah Milenia, saat ini kebutuhan akan bahan bakar terus meningkat.

Baca Juga: Apakah Menggoyangkan Mobil Saat Isi BBM Efektif? Pakar Aja Bilang Begini

Padahal cadangan minyak bumi semakin berkurang.

Untuk itulah dia bersama temannya melakukan penelitian dari minyak atsiri sereh wangi sebagai penghemat BBM.

Dikatakan, minyak sereh wangi sangat berpotensi menjadi zat aditif untuk bahan bakar minyak terutama RON 90 (Pertalite) dan RON 88 (Premium).

"Sereh wangi ini dapat berfungsi sebagai penyuplai oksigen (oksigenat) untuk pertalite dan premium," ujar Rohma.

Dikatakan, kandungan oksigen itu dapat memaksimalkan proses pembakaran pada mesin.

Baca Juga: Limbah Sampah Plastik Jadi Solar, Alat Ajaib Bikinan Pria Asal Kalsel

Jika proses pembakaran terjadi optimal dan efisien maka konsumsi bahan bakar akan menurun.

Meningkatkan angka oktan Dari penelitiannya itu, ternyata efek minyak sereh wangi juga meningkatkan angka oktan hingga 9 persen dan juga nilai kalor bahan bakar.

Hal ini berarti jumlah energi yang dihasilkan akan semakin besar sehingga konsumsi bahan bakar juga akan semakin menurun.

Ternyata, metode yang digunakan juga tergolong mudah dan murah.

Tim UB itu hanya perlu mencampurkan (metode blending) 0.1 persen hingga 1.5 persen minyak sereh wangi untuk volume bahan bakar 500 ml hingga 1000 ml.

Baca Juga: Apa Dampak Mencampur BBM Oktan Tinggi Dengan Oktan Rendah? Berikut Kata Pakar

"Semoga penelitian ini bisa mengurangi konsumsi bahan bakar di Indonesia, selain itu bisa membuka wawasan akan kekayaan alam Indonesia yang masih sangat bisa dikelola potensinya," jelas Rohma.

Adapun tim peneliti itu terdiri dari Rohma, Livya Safira Islam dan Muhammad Ihsa dengan di bawah bimbingan Aji Hendra Sarosa, ST., MT.

Nantinya, tim akan berjuang ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXXIII pada November 2020 mendatang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahasiswa UB Temukan Penghemat BBM dari Bahan Alami Ini".