Keren, Mahasiswa UB Temukan Cairan Penghemat BBM dari Bahan Herbal

Adi Wira Bhre Anggono - Senin, 28 September 2020 | 09:00 WIB

Ilustrasi bahan bakar minyak BBM. Mahasiswa Universitas Brawijaya menemukan cairan penghemat BBM berbahan herbal. (Adi Wira Bhre Anggono - )

Dikatakan, kandungan oksigen itu dapat memaksimalkan proses pembakaran pada mesin.

Baca Juga: Limbah Sampah Plastik Jadi Solar, Alat Ajaib Bikinan Pria Asal Kalsel

Jika proses pembakaran terjadi optimal dan efisien maka konsumsi bahan bakar akan menurun.

Meningkatkan angka oktan Dari penelitiannya itu, ternyata efek minyak sereh wangi juga meningkatkan angka oktan hingga 9 persen dan juga nilai kalor bahan bakar.

Hal ini berarti jumlah energi yang dihasilkan akan semakin besar sehingga konsumsi bahan bakar juga akan semakin menurun.

Ternyata, metode yang digunakan juga tergolong mudah dan murah.

Tim UB itu hanya perlu mencampurkan (metode blending) 0.1 persen hingga 1.5 persen minyak sereh wangi untuk volume bahan bakar 500 ml hingga 1000 ml.

Baca Juga: Apa Dampak Mencampur BBM Oktan Tinggi Dengan Oktan Rendah? Berikut Kata Pakar

"Semoga penelitian ini bisa mengurangi konsumsi bahan bakar di Indonesia, selain itu bisa membuka wawasan akan kekayaan alam Indonesia yang masih sangat bisa dikelola potensinya," jelas Rohma.

Adapun tim peneliti itu terdiri dari Rohma, Livya Safira Islam dan Muhammad Ihsa dengan di bawah bimbingan Aji Hendra Sarosa, ST., MT.

Nantinya, tim akan berjuang ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXXIII pada November 2020 mendatang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahasiswa UB Temukan Penghemat BBM dari Bahan Alami Ini".