Pagebluk Usai Marc Marquez Jatuh, Ayah Jorge Lorenzo Salahkan Honda

Adi Wira Bhre Anggono,Fendi - Sabtu, 22 Agustus 2020 | 14:40 WIB

Marc Marquez crash di MotoGP Spanyol 2020. (Adi Wira Bhre Anggono,Fendi - )

Otomania.com - Usai crash yang dialami Marc Marquez pada MotoGP Spanyol (18/7/2020), Tim Repsol Honda tak banyak mendulang poin di seri MotoGP selanjutnya.

Hal ini semakin memperkuat dugaan jika Honda membangun RC 213V sangat berorientasi ke Marc Marquez.

Karena pembalap Honda lain seperti Alex Marquez dan Stefan Bradl seperti tak sanggup memaksimalkan potensi motor RC 213V.

Dan kali ini Repsol Honda akan menghadapi MotoGP Styria (23/8/2020) tanpa Marc Marquez lagi.

Baca Juga: Marc Marquez Masih Bisa Juara Dunia, Cukup 16 Poin di Tiap Seri yang Tersisa Musim Ini

Chicho Lorenzo, ayah dari mantan pembalap tim Repsol Honda Jorge Lorenzo, menyebut Honda punya masalah serius.

Jelas, Honda sangat bergantung sepenuhnya pada Marc Marquez.

Honda RC213V tetap menjadi prototipe yang sulit dikendarai untuk pembalap lain dari merek tersebut, termasuk adiknya, Alex Marquez.

Dikutip dari corsedimoto.com hari Kamis (20/8/2020), manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig tidak mau mendengar tentang filosofi HRC yang salah, mengingat seberapa besar kemenangan Honda selama ini.

Baca Juga: MotoGP Styria 2020: Stefan Bradl Masih Jadi Pembalap Pengganti, Kondisi Marc Marquez Diungkapkan Oleh Adiknya

Tetapi menurut Chico Lorenzo, “Honda punya masalah yang sangat serius.”

“Mereka memilih untuk mengembangkan motor hanya ke arah Marquez dan tidak ada orang lain yang bisa melaju cepat dengannya. Bahkan saudaranya,” sambungnya.

“Hanya ada satu solusi: terus berkembang ke arah Marquez, tetapi juga buat motor alternatif lebih mudah dikendarai,” ujar ayah Jorge Lorenzo ini.

Setelah seri keempat musim MotoGP 2020, tim Repsol Honda berada di dasar klasemen tim.

Sementara itu pada klasemen pabrikan, Honda menempati posisi lima dari enam pabrikan peserta MotoGP 2020.