Pasutri Cekcok Saat Sahur, Diawali Janji Belikan Motor Untuk Sang Anak, Sang Istri Berakhir Nahas

Adi Wira Bhre Anggono - Kamis, 14 Mei 2020 | 19:15 WIB

Tersangka LKY saat ditanya petugas di Polsek Waru. Ia gelap mata membunuh istrinya sendiri setelah cekcok soal janji membelikan motor . (Adi Wira Bhre Anggono - )

Baca Juga: Pensiunan ASN Jadi Bahan Omongan, Imbas dari Kijang Kapsul Pelat Merah yang Belum Balik Kandang

Tapi, sang istri tidak bersedia bangun.

Tersangka punberulang kali membangunkan sang istri.

Tapi, sang istri tetap tidak mau bangun.

Akhirnya tersangka naik pitam.

Tiba-tiba tersangka mengambil pisau dapur, dan menusuk leher, dada, dan perut sang istri.

"Dia mengalami pendarahan hebat," ujarnya.

Baca Juga: Ketika Mudik ke Luar Daerah Dilarang, Pemerintah Malah Longgarkan Aturan Untuk Pemudik Lokal Jabodetabek

Kemudian tersangka membawa korban ke ke RSAL Surabaya.

Tapi, nyawa korban tidak tertolong.

Lalu jenazah korban dibawa ke Nganjuk untuk dimakamkan.

Dalam pemeriksaan, pihak dokter curiga pada luka di tubuh perempuan tersebut.

"Kami juga mendapat laporan dari pihak keluarga korban.

Akhirnya kami ke Nganjuk untuk melakukan penyelidikan," kata Kompol Anwar Sujito, Kapolsek Waru.

Baca Juga: Ratusan Sopir Taksi Online Geruduk Kantor Leasing, Tak Terima Rekan Mereka Bonyok Karena Orang yang Diduga Debt Collector

Dari penyelidikan, akhirnya dipastikan bahwa korban meninggal dunia akibat pembunuhan.

Polisi menangkap tersangka empat hari setelah peristiwa itu.

"Tersangka sudah mengakui perbuatannya. Sekarang dia ditahan di Polsek Waru," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul "Kronologi Suami di Sidoarjo Bunuh Istri Gara-gara Tak Mau Masak Menu Sahur, Korban Ditusuk di Leher".