Seorang Pengendara Honda CBR150 Tewas di Sebelah Motornya, Diduga Serangan Jantung

Adi Wira Bhre Anggono - Rabu, 30 Oktober 2019 | 13:00 WIB

Jasad Dadik diperiksa Tim Inafis sebelum dievakuasi ke RSUD Dr Soetomo Surabaya, Selasa (29/10/2019). (Adi Wira Bhre Anggono - )

"Saat saya dekati sudah gak bergerak, juga sempat saya bangunkan," jelasnya.

Ibad bersama tiga orang rekannya yang semula nongkrong tak jauh dari lokasi kemudian berinisiatif mengangkat lalu memindahkan tubuh Dadik ke atas kursi kayu di dapan pos satpam.

"Lalu saya minta tolong panggil orang-orang yang tinggal di sekitar sini," tuturnya.

Sedangkan Kapolsek Sukomanunggal Kompol Mulyono menjelaskan hasil pemeriksaan visum luar terhadap korban tidak ditemukan tanda-tanda luka aneh seperti bekas penganiayaan.

(Baca Juga: Banyak Pilihan Dan Terjangkau, Perhatikan Ini Sebelum Membeli MotKas)

"Pelipisnya sisi kiri terluka itu karena jatuh dari motor tadi," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya, ungkap Mulyono, korban meregang nyawa diduga akibat serangan jantung.

"Dugaannya serangan jantung, kami tak mendapati tanda keanehan bekas penganiayaan," pungkasnya.

Jenazah saat ini telah dipindahkan ke ruang mayat RSU Dr Soetomo, dan pihak keluarga telah dihubungi oleh pihak kepolisian setempat.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul "Diduga Serangan Jantung, Seorang Pria Kenjeran, Surabaya Ditemukan Meninggal di Samping Motornya".