Sistem Ganjil Genap Diberlakukan 15 Jam, Efektif Kurangi Macet dan Polusi?

Indra Aditya - Rabu, 7 Agustus 2019 | 13:20 WIB

Rambu ganjil genap di DKI Jakarta (Indra Aditya - )

Otomania.com - Memang kenyataannya, macet di Jakarta bisa dibilang masih cukup parah.

Bahkan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), memberikan wacana agar ganjil genap seperti saat gelaran Asian Games kembali diberlakukan.

“Seperti yang kita usulkan melalui surat kepada Bapak Gubernur DKI Jakarta pada awal bulan lalu, kita berharap ganjil genap dapat diterapkan kembali seperti pada saat penyelenggaraan Asian Games 2018 yaitu mulai pukul 06.00–21.00 WIB pada hari Senin–Jumat kecuali hari libur,” ucap Kepala BPTJ Bambang Prihartono di Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Bambang menilai, jika dari evaluasi yang dilakukan oleh BPTJ, kinerja lalu lintas saat ini mengalami penurunan dibandingkan pada saat penyelenggaraan Asian Games 2018.

Baca Juga: Dinas Perhubungan DKI Jakarta Tanggapi Isu Perluasan Ganjil Genap

Jika pada saat berlangsungnya Asian Games rekapitulasi kecepatan jalan arteri capai 36,83 km/jam, maka data pada bulan Juli 2019 menunjukkan bahwa kecepatan turun menjadi 30,85 km/jam. 

Adapun untuk Volume, Capacity, Ratio (VC Ratio) pada jalan arteri tercatat mengalami kenaikan.

Pada saat Asian Games berlangsung, VC Ratio menunjukkan 0,60, namun pada bulan Juli 2019 tercatat naik menjadi 0,69.

VC Ratio merupakan perbandingan jumlah kendaraan dengan kapasitas jalan dalam satu waktu.