Motor Sering Diajak Macet-macetan Apakah Oli Mesinnya Wajib Sering Ganti? Ahlinya Bilang Gini...

Mohammad Nurul Hidayah,Adi Wira Bhre Anggono - Rabu, 5 Agustus 2020 | 20:00 WIB
Perempatan Cengkareng, Jakarta Barat macet total
Rudy Hansend
Perempatan Cengkareng, Jakarta Barat macet total

Otomania.com - Banyak pemilik motor mempertanyakan soal rutintas ganti oli jika sering bermacet-macetan.

 

Hingga saat ini, pabrikan motor sendiri memberikan patokan penggantian oli mesin berdasarkan jarak tempuh atau waktu pakai.

Rata-rata motor dianjurkan ganti oli mesin setiap 4.000 km atau 4 bulan pemakaian.

Lalu, benarkah motor yang sering melalui jalan macet harus lakukan penggantian oli lebih cepat dari anjuran pabrikan?

Baca Juga: Bikin Melongo, Ternyata Ini Fungsi Lain WD-40, Bukan Cuma Buat Buka Baut!

"Tidak perlu, sebenarnya tetap mengikuti anjuran pabrikan masih aman," ucap Tri Yuswidjajanto Zaenuri, ahli konversi energi dari Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung.

Menurut Yus, saat melewati jalan macet jam kerja mesin dan angka di odometer memang menjadi tidak sesuai.

Ilustrasi mengganti oli mesin mobil
Ilustrasi mengganti oli mesin mobil

Saat mesin tetap menyala dan bekerja keras di jalan yang macet, odometer tidak bergerak karena kondisi motor yang tidak jalan.

Makanya, banyak yang menyarankan untuk lakukan penggantian oli mesin lebih cepat dari anjuran untuk motor yang sering kena macet.

Baca Juga: Biar Rajin Ngerawatnya, Pahami Cara Kerja Radiator di Mesin Motor

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa