Ngeri, Ini Bahayanya Buka Kaca Mobil Saat Ngebut, Bisa Kecelakaan Fatal

Adi Wira Bhre Anggono,Harun Rasyid - Selasa, 21 April 2020 | 19:45 WIB
Ilustrasi membuka kaca jendela mobil
Kostbarmotors.co.ke
Ilustrasi membuka kaca jendela mobil

Otomania.com - Sadar tidak sadar, kebiasaan membuka jendela saat ngebut masih dilakukan oleh pengendara mobil.

Apalagi pengendara yang mobilnya tidak memiliki sistem pendingin udara mumpuni seperti AC (air conditioner).

Padahal, hal tersebut dapat menyebabkan laju mobil tidak stabil, hilang kendali, hingga menyebabkan kecelakaan.

Eko Reksodipuro, selaku Managing Director dari DSD Road Safety Consultant mengatakan, tindakan membuka kaca ketika mobil berjalan sangat berhubungan dengan gaya aerodinamika.

Baca Juga: Alex Rins Resmi Perpanjang Kontrak. Bos Suzuki: Dia Mampu Membuat Sesuatu Hal yang Luar Biasa

"Safety itu harus bisa dianalogika oleh semua orang, biasanya orang membuka kaca untuk memberikan udara dari luar mobil masuk, padahal pengendara bisa mengaktifkan sistem sirkulasi udara untuk memasukkan udara segar," ujar Eko, Rabu (11/3/2020).

"Jadi dibukanya kaca, akan mengganggu gaya aerodinamika dari mobil yang sedang berjalan cepat melawan angin dari arah depan, Ibaratnya seperti di pesawat kan tidak boleh membuka jendela karena tekanan angin yang kencang bisa masuk," jelasnya lagi.

Ilustrasi kerja gaya aerodinamika di bodi mobil.
Otomotif.kompas.com
Ilustrasi kerja gaya aerodinamika di bodi mobil.

Eko mengungkapkan, membuka kaca jendela mobil dikatakan aman jika kecepatan mobil masih di bawah 60 km/jam.

Baca Juga: Polisi Ungkap Identitas Begal Cakung, Ternyata Geng dari Bekasi, Doyan Cari Lawan Perang Via Instagram

"Kalau city driving dibawah 60 km per-jam sih masih aman, tapi jika membuka kaca pas kecepatan 60 kilometer ke atas sangat berpotensi mengalami hal fatal, mulai dari laju mobil menjadi goyang, akibatnya bisa hilang control hingga tabrakan," terang Eko.

Ia menambahkan, kejadian fatal akibat human error tersebut lebih berpotensi di jalan bebas hambatan atau jalanan di dataran tinggi.

"Di jalan berlembah atau jalan Tol tekanan angin akan lebih kencang, apalagi kalau kecepatan mobil 100 kilometer lebih, sudah pasti goyang itu. Karena kekuatan tekanan angin ini begitu luar biasa," tutupnya.

Artikel serupa telah tayang pertama kali di GridOto.com.


---------------------------------------

Ingin lebih lengkap dan detail ulasan otomotif seperti test drive, test ride, tips, knowledge, bisnis, motorsport dan lainnya, kalian bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF secara digital (e-magz). Caranya klik: www.gridstore.id Kalian akan mendapatkan paket berlangganan menarik.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa