MItsubishi Mirage Tak Mungkin Turun Kasta

Jumat, 13 Oktober 2017 | 13:00 WIB
Mitsubishi Mirage
KompasOtomotif
Mitsubishi Mirage

Otomania.com - Minat dan penjualan segmen mobil kota (city car) tak berkembang sejak 2013, bahkan eksistensinya semakin menurun sampai 2017.

Posisi mereka semakin terdesak dengan kehadiran produk mobil murah (LCGC/KBH2), yang secara rasional harga lebih diterima masyarakat.

Salah satu korbannya adalah Mitsubishi Mirage yang performanya mengendur pada Januari-Agustus 2017 sampai 37,06 persen, dibanding periode yang sama tahun lalu.

Saat ditanyakan apakah ada rencana untuk memasukkan mengeluarkan Mirage versi LCGC, demi mem-boosting penjualan, Mitsubishi menolak.

“Soal itu, sampai saat ini belum ada rencana,” ujar Irwan Kuncoro, Director for Sales and Marketing Division Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) dikutip KompasOtomotif, belum lama ini.

Buang Peluang?
Irwan enggan berbicara banyak soal city car-nya tersebut. Dirinya hanya pasrah soal kondisinya pasarnya yang menurun karena terjepit segmen LCGC, apalagi setelah lahir model tiga baris yang muat tujuh penumpang.

Padahal, jika membuka lagi lembaran masa lalu, terutama saat pemerintah akan mencanangkan program Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2), Mitsubishi antusias untuk bisa ikut dalam program tersebut.

Perbandingan pertumbuhan wholesales LCGC dan City Car sepanjang 2013-2017 (diolah dari data Gaikindo).
Ghulam/KompasOtomotif
Perbandingan pertumbuhan wholesales LCGC dan City Car sepanjang 2013-2017 (diolah dari data Gaikindo).

Saat itu, Rizwan Alamsjah yang kala itu menjabat Direktur Pemasaran Eksekutif PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), mengungkapkan kalau Mitsubishi akan ikut jika ketentuanya sudah jelas. Rencana Mitsubishi memilih Mirage sebagai produk LCGC, senada dengan Honda yang mengandalkan Brio.

"Mitsubishi punya teknologi! Mau mesin 1.000 cc atau 1.200cc, ada! Ketentuannya harus jelas dulu. Mereka (prinsipal) sangat menantikan petunjuk teknis dan pelaksana dari pemerintah," ujar Rizwan Juni 2013 lalu, yang saat ini sebagai Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo),

Sampai sekarang, rencana tersebut urung dilakukan. Padahal bukan tidak mungkin, Mitsubishi bakal dapat ikut menuai buah amnisnya, jika mencoba langkah seperti yang dilakukan Honda dengan Brio dan Brio Satya-nya. Bisa tetap ada di segmen mobil kota, dan tak ketinggalan peluang “cari” untung di LCGC.

Namun, keputusan itu tentu sudah dipertimbangkan masak-masak oleh Mitsubishi. Mirage saat ini dibanderol dengan harga Rp 173 juta untuk tipe terbawah GLX, kemudian GLS Rp 185 juta, dan yang paling tinggi Exceed Rp 197,5 juta.

Sementara untuk model LCGC paling mahal ada di angka Rp 150 jutaan, dan termurah dibanderol Rp 90 jutaan.

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA