Alasan Pengendara Pindah ke SPBU Vivo, Harga BBM Lebih Mahal tapi Tambah Laris

Naufal Nur Aziz Effendi - Minggu, 25 September 2022 | 11:30 WIB

Ilustrasi. Banyak pengendara yang pindah ke SPBU Vivo meski BBM-nya lebih mahal, ini alasannya. (Naufal Nur Aziz Effendi - )

Otomania.com - Alasan Pengendara Pindah ke SPBU Vivo, Harga BBM Lebih Mahal tapi Tambah Laris.

Semenjak Pertamina menaikkan beberapa harga BBM pada 3 September 2022 lalu, tidak sedikit pengguna kendaraan yang pindah ke SPBU swasta.

Salah satu SPBU swasta yang kini ramai didatangi pengguna kendaraan bermotor tersebut adalah Vivo.

SPBU Vivo ini awalnya sempat viral karena menjual BBM Revvo 89 lebih murah dibandingkan Pertalite.

Namun setelah itu Revvo 89 juga naik harganya menjadi Rp 10.900 per liter.

Meski harganya sudah dikerek, ternyata masih banyak para pengendara motor yang tetap mendatangi SPBU Vivo.

Salah satunya seorang pengendara bernama Indra (27), ia mengatakan antrean di SPBU Vivo yang lebih cepat dan manusiawi menjadi alasan mengapa dirinya beralih.

"Harganya memang lebih mahal Rp 1.000, tapi antreannya lebih manusiawi," kata Indra, dikutip dari Kompas.com, Jumat (23/9/2022).

Indra mengaku sudah beralih ke SPBU Vivo sejak kenaikan harga BBM Pertalite dan Pertamax.

KOMPAS.com/JOY ANDRE T
Antrean kendaraan roda dua di SPBU Vivo yang kini mulai mengular. Seorang pengendara motor yakni Indra (27) mengatakan bahwa dirinya kini telah beralih ke SPBU Vivo, usai waktu antrean BBM Pertalite di SPBU Pertamina semakin memakan waktu lebih lama.