Kata si mata elang, motornya mau dibawa ke pihak leasing, Fadil pun sempat terlibat adu mulut dengan pria itu.
"Kita sih protes lah, saya udah bayar ngelunasin. Tinggal dendaannya aja. Sempet lama adu mulut," lanjutnya.
Ia tak terima motornya diambil lantaran mengaku susah payah bayar cicilan motor.
Fadil hanya bisa meringis dan akhirnya pasrah ngikut mata elang ke kantor leasing. "Saya sudah mati-matian bayarin ini motor," keluhnya.
Begitu mau dibawa, aksi mata elang itu ketahuan polisi. Ia lalu diamankan anggota polisi yang kebetulan lagi menggelar razia mata elang di sekitar wilayah Cengkareng.
"Operasi gabungan ini berdasarkan banyak laporan dari masyarakat yang menyatakan motornya dirampas oleh oknum-oknum mata elang," kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Ali Barokah pada Senin (25/7/2022).
"Kita lakukan pendataan dan cek urine. Dan bila nanti tidak bisa menunjukkan surat legal dan urinenya positif narkoba, akan kita tindaklanjuti," tegasnya.
Dalam razia yang digelar itu, petugas polisi telah menahan sebanyak 6 pelaku mata elang.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Pilu Kuli Bangunan Dicegat Mata Elang di Cengkareng Sampai Meringis: Saya Nyicil Motor Mati-matian!